FPM Madina Laporkan Dugaan Aliran Dana Proyek Jalan ke KPK, Nama Eks Kadis PUPR Kembali Disorot

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Forum Paguyuban Mahasiswa Mandailing Natal se-Nusantara (FPM Madina) resmi melayangkan Aduan Masyarakat (Dumas) ke Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), Selasa (7/1/2026). Aduan tersebut berkaitan dengan dugaan aliran dana dalam proyek pembangunan jalan di Kabupaten Mandailing Natal yang kembali menyeret nama mantan Kepala Dinas PUPR Madina, Elvi Yanti Harahap.

Aduan mahasiswa itu merujuk pada fakta persidangan lanjutan perkara suap proyek jalan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, dengan terdakwa Akhirun Piliang alias Kirun dan Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang. Dalam persidangan tersebut, bendahara PT DNG mengungkap dugaan aliran dana sebesar Rp7,27 miliar yang disebut mengalir kepada Elvi Yanti Harahap.

Meski nama yang bersangkutan mencuat dalam fakta persidangan, hingga kini belum terdapat penetapan tersangka baru dalam perkara tersebut. Elvi Yanti Harahap bahkan masih tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif, kondisi yang memunculkan tanda tanya di tengah publik terkait kelanjutan proses penegakan hukum.

Tak hanya itu, FPM Madina se-Nusantara juga menyinggung adanya informasi dugaan aliran dana kepada mantan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal periode 2020–2024, yakni Ja’far Sukhairi dan Atika Azmi Utami Nasution. Mahasiswa menilai keterangan saksi di persidangan menjadi indikasi baru yang patut ditelusuri lebih lanjut oleh lembaga antirasuah.

Koordinator Nasional FPM Madina se-Nusantara, Sofian Suheri Lubis, menegaskan bahwa langkah pelaporan ini merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa, bukan bermuatan kepentingan politik maupun serangan personal.

“Aduan ini murni demi penegakan hukum dan sebagai ikhtiar mahasiswa untuk mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Kabupaten Mandailing Natal,” tegas Sofian.

Ia menambahkan, mahasiswa hanya ingin memastikan seluruh fakta persidangan diproses secara objektif, transparan, dan sesuai prinsip keadilan.

“Kami tidak membawa agenda politik apa pun. Fokus kami hanya pada keadilan hukum dan integritas tata kelola pemerintahan,” pungkasnya.

FPM Madina se-Nusantara menyatakan komitmennya untuk terus mengawal tindak lanjut aduan tersebut serta mendorong KPK RI menegakkan supremasi hukum secara profesional guna menjaga kepercayaan publik.

(Magrifatulloh)

Berita Terkait

SETARA Institute Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penghalangan Penegakan Hukum, Minta Presiden Ambil Sikap
Lima Bendungan Diresmikan Presiden, Menteri PU Optimalkan Jaringan Irigasi sampai ke Sawah
Kapolres Purbalingga Imbau Suporter Persibangga Tertib saat Konvoi Perayaan Promosi Liga 3
Polda Jateng Gelar Syukuran HUT ke-XXVII PP Polri, Jadi Wujud Sinergi Lintas Generasi
Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Purbalingga Gelar Pelatihan Menembak
Ketum DPP PIP Indonesia Apresiasi Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
Tegur Pengendara yang Senggol Motornya, Pria di Jagakarsa Malah Dipukul, Pelaku Ditangkap Polisi
Sinergi Satlantas Polres Purbalingga dan Warga Bentuk Kampung Tertib Lalu Lintas
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:45 WIB

Lima Bendungan Diresmikan Presiden, Menteri PU Optimalkan Jaringan Irigasi sampai ke Sawah

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kapolres Purbalingga Imbau Suporter Persibangga Tertib saat Konvoi Perayaan Promosi Liga 3

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:05 WIB

Polda Jateng Gelar Syukuran HUT ke-XXVII PP Polri, Jadi Wujud Sinergi Lintas Generasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:38 WIB

Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Purbalingga Gelar Pelatihan Menembak

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:12 WIB

Ketum DPP PIP Indonesia Apresiasi Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau

Berita Terbaru