Istri Kades Kalimati Brebes Tercatat Sebagai Penerima Bansos, Kades Buka Suara

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Di tengah carut marut pembagian bansos, istri kepala desa di Brebes justru masuk sebagai penerima bantuan. Selain bantuan beras, istri kades ini pun mendapat bantuan PKH.

Adalah Nur Hikmah, istri Kepala Desa (Kades) Kalimati, yang masuk dalam daftar penerima bantuan sosial (Bansos) sembako maupun Program Keluarga Harapan (PKH). Dia tercatat masuk daftar penerima bansos sejak 2022 lalu.

Petugas Operator Sistem Informasi Desa (SID) Kalimati, Munifah saat dikonfirmasi menerangkan, masuknya nama Nur Hikmah dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) merupakan warisan data lama. Setelah tercatat dalam DTKS, istri kades ini pun mendapat bantuan pangan dan PKH.

“Itu semacam warisan data lama. Nama istri kades masuk data pusat (DTKS) sejak 2019. Data tersebut mengikuti kepesertaan orang tuanya yang memang masuk kategori keluarga tidak mampu,” ungkap Munifah, Kamis (8/1/2026) di kantornya.

Data di Desa Kalimati, lanjut Munifah menyebut, istri kades tercatat mendapat bantuan pangan sejak 2022. Kemudian pada 2024, Nur Hikmah mendapat bantuan PKH.

“Sejak 2022 menerima bantuan pangan, dan 2024 berlanjut pada 2024 mendapat PKH,” lanjutnya.

Kepala Tim PKH Kabupaten Brebes, Hendrik Maulana membenarkan Nur Hikmah masuk penerima bansos. Namun, kata Hendrik, yang bersangkutan langsung diberikan edukasi dan pada akhirnya graduasi atau lepas dari penerima bansos.

“Memang benar masuk data penerima bansos. Tapi kami langsung memberikan edukasi dan akhirnya yang bersangkutan mau lepas (graduasi) pada 2024,” terang Hendrik.

Dikonfirmasi terpisah, Kades Kalimati, Lukmanul Hakim menegaskan, meski tercatat sebagai penerima bansos, istrinya tidak pernah menerima bantuan. Selama ada bantuan sosial, kata Kades Kalimati selalu diberikan kepada warga miskin yang tidak mendapat bansos.

“Tidak pernah mengambil. Bantuan selalu diberikan ke warga miskin yang tidak mendapat bantuan. Selama ini selalu diberikan ke Warmi,” tandasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Warmi merupakan istri dari seorang penyandang disabilitas (tunawicara) yang bekerja sebagai buruh pencari rumput. Saat itu, keluarga Ibu Warmi belum tersentuh bantuan pemerintah sama sekali.

“Selalu dia (Warmi) yang mengambil bantuan,” pungkasnya.

(Rusmono)

Berita Terkait

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Berita Terbaru