Usai Dilantik, Pokdarwis Kali Jati Siapkan Strategi Pengelolaan Wisata Berkelanjutan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Welas Yuni Nugroho alias HoHo dan Tim Pokdarwis Kali Jati sedang berfhoto bersama di Botanical Garden Hill. (Dok. Bas)

Foto:Welas Yuni Nugroho alias HoHo dan Tim Pokdarwis Kali Jati sedang berfhoto bersama di Botanical Garden Hill. (Dok. Bas)

Banjarnegara, Berita Fakta.id — Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kali Jati resmi menyusun agenda kerja untuk meningkatkan pengelolaan destinasi Botanical Garden Hill di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. Pokdarwis tersebut sebelumnya dilantik oleh Penjabat Sekretaris Daerah Banjarnegara bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Banjarnegara, Kamis (22/1/2026).

Ketua Pokdarwis Kali Jati, Jaa Widhar, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana kerja jangka menengah dan jangka panjang yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan sektor pariwisata.

“Tujuan utama kami adalah memajukan kesejahteraan masyarakat Desa Purwasaba serta membangun komunitas yang positif, khususnya bersama para pemuda dan tokoh masyarakat. Kami berharap wisata ini bisa berkembang dan membuka lapangan pekerjaan,” ujar Jaa Widhar, Sabtu (24/1/2026).

Ia menjelaskan, pembentukan Pokdarwis Kali Jati merupakan gagasan dari Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho atau HoHo, sebagai upaya mengoptimalkan potensi alam desa yang memiliki hamparan persawahan luas dan pemandangan alami yang menarik.

“Potensi alam di Purwasaba sangat bagus, terutama view persawahannya. Jika dibandingkan dengan wisata lain di sekitar, kawasan ini punya daya tarik kuat dari sisi lanskap,” katanya.

Terkait program kerja, Jaa Widhar menyebutkan bahwa terdapat tiga agenda utama yang akan segera dijalankan. Pertama, menyelesaikan pembangunan fasilitas kafe. Kedua, menggelar berbagai event, termasuk lomba untuk anak-anak sekolah dasar pada Februari mendatang. Ketiga, menjalin komunikasi dengan pihak-pihak penyandang dana atau investor terdekat guna mendukung pengembangan wisata secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Pokdarwis juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat sekitar agar merasa memiliki dan ikut menjaga destinasi wisata tersebut.

“Kami mengajak warga berperan aktif. Fondasi utamanya adalah menumbuhkan rasa cinta terhadap desa sendiri. Teman-teman Pokdarwis juga kami dorong saling memberi semangat agar visi dan misi bisa tercapai,” jelasnya.

Namun demikian, Jaa Widhar mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan anggaran.

“Tantangan utama kami adalah dana. Ke depan, kami berharap bisa bekerja sama dengan investor terdekat. Selain itu, perbedaan pandangan juga menjadi tantangan tersendiri yang harus dikelola dengan baik,” ujarnya.

Meski baru terbentuk sekitar dua hingga tiga bulan, Pokdarwis Kali Jati telah menyiapkan berbagai rencana pengembangan wahana, seperti playground, mandi bola, persewaan mobil-mobilan, trampolin, serta fasilitas rekreasi lainnya.

“Beberapa pihak juga sudah menawarkan dukungan CSR, salah satunya dari Bank Mandiri. Untuk ke depan, kami fokus melengkapi wahana agar lebih menarik,” tambahnya.

Keberadaan Botanical Garden Hill dinilai telah memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Sejumlah warung milik masyarakat mulai bermunculan di sekitar kawasan wisata, sementara berbagai event rutin seperti Pasar Canggu setiap Minggu turut menggerakkan UMKM lokal dengan sajian kuliner tradisional khas Purwasaba.

Saat ini, Pokdarwis Kali Jati memiliki 19 anggota yang terlibat langsung dalam pengelolaan wisata. Para pengelola memperoleh penghasilan dengan kisaran Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan, tergantung pada tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Dengan berbagai agenda tersebut, Pokdarwis Kali Jati diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengelolaan wisata yang profesional, berkelanjutan, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Purwasaba.(bas)

Berita Terkait

HoHo Alkaf Sulap Tanah Kas Desa Jadi Destinasi Estetis di Mandiraja
The Pikas Artventure Resort Banjarnegara Masuk 6 Besar WIA 2025, Disbudparwis: Bukti Wisata Kita Diakui Nasional
Family Gathering Penuh Sukacita di Puncak Bogor
Rest Area KM 84B: Destinasi Bermain Anak Terbaru dari JMRB
Nuansa Nusantara dalam Hari Ke-2 Dieng Culture Festival Ke XV
Keselamatan di Jalan Tol Prioritas Utama: Edukasi dan Cek Kesehatan Gratis di Tol Purbaleunyi KM 88!
“Bayan Tree Night Journey” Tawarkan Pengalaman Spiritual yang Tak Terlupakan
Minim Fasilitas, Sukamantri Butuh Perhatian Serius untuk Jadi Destinasi Unggulan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 10:17 WIB

Usai Dilantik, Pokdarwis Kali Jati Siapkan Strategi Pengelolaan Wisata Berkelanjutan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:14 WIB

HoHo Alkaf Sulap Tanah Kas Desa Jadi Destinasi Estetis di Mandiraja

Minggu, 12 Oktober 2025 - 15:49 WIB

The Pikas Artventure Resort Banjarnegara Masuk 6 Besar WIA 2025, Disbudparwis: Bukti Wisata Kita Diakui Nasional

Minggu, 14 September 2025 - 08:07 WIB

Family Gathering Penuh Sukacita di Puncak Bogor

Rabu, 3 September 2025 - 12:04 WIB

Rest Area KM 84B: Destinasi Bermain Anak Terbaru dari JMRB

Berita Terbaru