Jakarta, Beritafakta.id- Memasuki bulan suci Ramadan, KAI Commuter kembali menerapkan ketentuan khusus bagi pengguna Commuter Line yang berbuka puasa di dalam perjalanan. Kebijakan ini hadir untuk menjaga kenyamanan bersama selama mobilitas berlangsung.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan, penumpang diperbolehkan membatalkan puasa saat waktu berbuka tiba di dalam kereta.
“Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama,” jelas Karina Amanda dalam siaran pers, Kamis (19/2/2026).
Petugas akan menginformasikan waktu berbuka puasa, baik di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun. Informasi ini membantu pengguna menyesuaikan waktu berbuka secara tertib.
Selama Ramadan, KAI Commuter menyediakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis di sejumlah stasiun. Pengguna dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan membawa botol minum pribadi (tumbler).
Untuk operasional, layanan Commuter Line tetap berjalan normal. Di wilayah Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB. Selain itu, tersedia 70 perjalanan Commuter Line Basoetta dan 14 perjalanan Commuter Line Merak per hari.
Sementara itu, layanan Commuter Line Yogyakarta–Palur tetap beroperasi sebanyak 27 perjalanan per hari, serta 10 perjalanan Commuter Line Prameks.
“KAI Commuter mengingatkan seluruh penumpang untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk kemasan makanan dan minuman saat berbuka puasa. Pengguna diimbau membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan,” tambah Karina.
Manajemen juga mengajak seluruh pengguna untuk mematuhi peraturan dan saling menghormati demi menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman selama Ramadan.
Penulis : Purbawa
Editor : Azizah Estetika






