Brebes, Beritafakta.id– Dengan paradigma baru dalam penanganan pelayanan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes, kini pasien tak perlu kuatir atau rasa cemas, dan ketakutan akan hasil pemeriksaan, hingga kelelahan akibat perjalanan jauh kerap menjadi “penyakit kedua” yang menyertai pasien saat memasuki rumah sakit.
Namun, suasana berbeda menghampiri siapa pun yang datang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes. Di sinilah, keramahan bukan sekadar slogan kosong melainkan budaya kerja yang hidup dan terasa melalui setiap senyum hangat para petugas medis hingga staf administrasi, Senin (29/3/2026).
Sapaan hangat yang menyapa setiap pasien, merespons cepat terhadap keluhan, dan tatapan penuh empati kini menjadi modal utama RSUD Brebes dalam menyembuhkan luka dan meringankan beban psikologis pasien beserta keluarga mereka.
Sebelumnya, Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE. MM pernah menegaskan tekadnya, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di kabupaten Brebes ini. “Pelayanan harus maksimal dan ramah. Kami akan menindak tegas setiap petugas yang memberikan pelayanan tidak baik, termasuk bagi pasien BPJS,” ujarnya kala itu, sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat terkait pelayanan yang kurang memuaskan.
Menanggapi arahan Bupati, manajemen RSUD Brebes segera melakukan transformasi yang nyata. Kini, baik pasien BPJS maupun umum merasakan pengalaman yang sama: pelayanan yang personal sekaligus profesional.
“Saya kira pelayanan rumah sakit daerah biasa saja, ternyata salah total! Dari pendaftaran sampai ke poli, semua petugas senyum dan sabar menjelaskan setiap langkahnya,” cerita seorang pasien asal Tanjung dengan senyum puas.
Tak hanya itu, Siti (40 tahun), salah satu pasien lainnya juga mengaku merasakan sentuhan manusiawi yang berarti. “Saat saya cemas menunggu hasil lab, perawat di ruang tunggu sempat datang menanyakan kabar dan memberi semangat. Itu mungkin hal kecil bagi mereka, tapi bagi saya artinya sangat besar,” ungkapnya dengan suara penuh haru.
Wakil Direktur Pelayanan, Pengendalian & Mutu RSUD Brebes dr. Aries Suparmiati, M.Sc, Sp.A., yang ditemui awak media pada Senin (29/02/2026), menjelaskan bahwa keramahan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kenyamanan pasien, yang juga didukung oleh fasilitas yang semakin modern.
“Kita sadar, antrean panjang bisa membuat pasien kesal. Namun, senyum tulus dari petugas seringkali menjadi penyegar yang membuat suasana lebih ringan. Ini membuktikan bahwa sentuhan humanis sama pentingnya dengan obat-obatan medis,” jelas dr. Aries.
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa layanan inovatif yang manusiawi tidak hanya terbatas pada keramahan verbal. RSUD Brebes juga menghadirkan berbagai layanan yang mempermudah masyarakat, seperti SIPOSAN RAMAH (Sistem Informasi Posisi Antrean Ramah) untuk pasien rawat jalan, serta transformasi layanan BPJS yang kini jauh lebih cepat dan cukup dengan membawa KTP saja.
Tak hanya itu, RSUD Brebes ini juga menyediakan layanan eksekutif yang personal dan fasilitas berkembang seperti layanan jantung invasif untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
Direktur RSUD Brebes drg. Adhi Supriadi, M.Kes menekankan, bahwa keselamatan dan kenyamanan pasien selalu menjadi fokus utama. “Kami ingin setiap pasien merasa tenang dan aman saat berada di sini. Senyum dan keramahan petugas adalah bentuk dedikasi kami untuk melayani dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Dengan kombinasi tenaga medis yang kompeten dan keramahan yang tulus, RSUD Brebes kini bukan hanya tempat untuk menyembuhkan penyakit fisik – melainkan juga mitra yang peduli terhadap kesembuhan emosional setiap pasiennya. (RED/Rusmono)












