Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BeritaFakta.id, Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Seusai ditangkap KPK, Fadia langsung dibawa ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan “Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya bupati,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Menilik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan per 30 Maret 2025, Fadia memiliki kekayaan sebesar Rp 85,6 miliar.

Kantor Bupati dan Sekda Disegel

Sejumlah ruangan yang disegel berada di lantai dua Gedung Setda. Salah satu ruangan yang disegel adalah kantor Bupati Pekalongan.

Selain itu, ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) juga turut dipasangi segel penyidik. Sementara itu, kantor Wakil Bupati terpantau tidak termasuk dalam lokasi penyegelan.

Tim KPK juga melakukan penyegelan terhadap ruangan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) di lingkungan pemerintah daerah.

Ruang Kepala Dinas PUTR pun mengalami tindakan serupa sebagai bagian dari proses penyidikan.

Penyegelan dilakukan untuk mengamankan dokumen serta barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani penyidik.

Selain kepala daerah, sejumlah pihak lain juga turut diamankan dalam operasi tersebut. Namun identitas mereka belum diungkap secara resmi.

Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa. Penyidik tengah melakukan pemeriksaan intensif guna mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi dasar operasi tersebut. **

Berita Terkait

Mushollah Baitul Janah Menyantuni Anak Yatim Dan Menggelar Pengajian Ba’da Shalat Subuh.
Safari Ramadhan Penuh Berkah, SMSI Tangsel Gandeng Pesantren Samawa Saluran Puluhan Bingkisan.
Pemkab Banjarnegara Siapkan Pengamanan Lebaran, Pastikan Mudik Idul Fitri 2026 Aman dan Nyaman.
Sidak Pangan di Pasar Klampok, Petugas Temukan Teri Berformalin dan Kerupuk Berpewarna Tekstil.
Bupati Banjarnegara Cek Kelaikan Bus Mudik Gratis, 720 Perantau Siap Pulang Kampung.
Satgas Pangan Polres Sampang Turun ke Pasar, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran
Beri pengarahan Kepada Karyawan BKK Mandiraja, Bupati Amalia; Anggap Kantor Seperti Rumah Sendiri Agar Laba Meluncur dan Karyawan Sejahtera
Wujud Toleransi Antarumat Beragama, Pemkab Banjarnegara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Iman.
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:42 WIB

Mushollah Baitul Janah Menyantuni Anak Yatim Dan Menggelar Pengajian Ba’da Shalat Subuh.

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:00 WIB

Safari Ramadhan Penuh Berkah, SMSI Tangsel Gandeng Pesantren Samawa Saluran Puluhan Bingkisan.

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:56 WIB

Pemkab Banjarnegara Siapkan Pengamanan Lebaran, Pastikan Mudik Idul Fitri 2026 Aman dan Nyaman.

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:21 WIB

Sidak Pangan di Pasar Klampok, Petugas Temukan Teri Berformalin dan Kerupuk Berpewarna Tekstil.

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:18 WIB

Bupati Banjarnegara Cek Kelaikan Bus Mudik Gratis, 720 Perantau Siap Pulang Kampung.

Berita Terbaru