beritafakta.id – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menandatangani Joint Development Study Agreement (JDSA) dengan PT Geo Dipa Energi (Persero) untuk memperkuat sinergi pengembangan panas bumi.
Kesepakatan ini mencakup studi bersama peningkatan kinerja operasional aset pembangkitan, termasuk rencana retrofit PLTP Dieng 1 guna meningkatkan keandalan dan efisiensi pembangkit.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi energi bersih bagi sistem kelistrikan nasional.
“Retrofit PLTP Dieng 1 kami dorong untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi, sekaligus membuka peluang pengembangan panas bumi di lokasi potensial lainnya,” ujarnya, Rabu (4/3).
Selain retrofit, JDSA juga menjajaki kerja sama bisnis ketenagalistrikan lain, termasuk pengembangan proyek panas bumi baru dan inisiatif green hydrogen berbasis panas bumi sebagai bagian dari transisi energi.
Dalam tiga tahun terakhir, PLN NP dan Geo Dipa telah merealisasikan lebih dari delapan kontrak kerja sama. Melalui studi ini, kedua pihak memastikan setiap rencana pengembangan disusun berbasis kajian teknis dan bisnis yang terukur, dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keberlanjutan.
PLN NP optimistis sinergi ini akan mengoptimalkan aset pembangkitan panas bumi sekaligus mempercepat pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.






