Banjarnegara, BeritaFakta.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjarnegara mulai mematangkan berbagai persiapan untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari program mudik gratis, koordinasi lintas sektor, hingga peningkatan sarana keselamatan lalu lintas di berbagai jalur utama.
Kepala Dinas Perhubungan Banjarnegara, Mohamad Ikbal, mengatakan pihaknya telah menyiapkan program mudik gratis bagi warga Banjarnegara yang bekerja di wilayah Jabodetabek dan Bandung. Program tersebut dijadwalkan berangkat pada 16 Maret 2026 dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
“Untuk mudik gratis dari Jabodetabek kami menyiapkan 12 bus dengan kapasitas sekitar 50 penumpang per bus, sehingga total sekitar 600 pemudik. Selain itu, ada tambahan dua bus dari Bandung yang merupakan dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara,” kata Ikbal, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat Banjarnegara yang bekerja di sektor informal dengan penghasilan terbatas, seperti pedagang asongan, pekerja rumah tangga, maupun penyandang disabilitas. Pendaftaran dilakukan melalui paguyuban masyarakat Banjarnegara yang berada di wilayah Jabodetabek dan Bandung.
“Alhamdulillah kuota mudik gratis sudah penuh, sehingga saat ini kami fokus pada persiapan teknis keberangkatan,” ujarnya.
Selain program mudik gratis, Dishub Banjarnegara juga telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna memastikan kesiapan infrastruktur serta pengamanan arus mudik. Rapat tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya dinas pekerjaan umum, kepolisian, serta instansi terkait lainnya.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga memastikan perbaikan jalan, khususnya pada ruas yang berlubang, guna menekan potensi kecelakaan selama arus mudik. Penanganan jalan dilakukan oleh pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta satuan kerja Kementerian PUPR yang menangani ruas jalan nasional dari Susukan hingga Tunggoro.
Dalam pengaturan lalu lintas, Dishub juga bersinergi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Banjarnegara untuk menyiapkan sejumlah posko pelayanan dan pengamanan. Posko tersebut antara lain berada di Klampok, Mandiraja, Terminal Banjarnegara, Singamerta, serta posko terpadu di kawasan Alun-alun Banjarnegara.
Dishub juga melakukan perawatan serta penggantian lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah jalur strategis. Perbaikan dilakukan di ruas Klampok–Susukan, Klampok menuju pusat kota Banjarnegara, serta jalur wisata seperti Wanayasa–Karangkobar hingga kawasan Dieng.
“Perbaikan juga menyasar jalur menuju simpul-simpul keramaian seperti Banjarmangu, Wanadadi, Rakit, Madukara hingga Singamerta. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pemudik,” jelas Ikbal.
Untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan saat libur Lebaran, Dishub juga berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, kepolisian, TNI, serta dinas kesehatan guna pengamanan di kawasan wisata utama seperti Dieng.
Selain itu, Dishub telah memasang rambu dan banner informasi di sejumlah persimpangan jalan untuk memberikan petunjuk bagi pemudik, terutama terkait jalur alternatif menuju Dieng menyusul adanya jalan yang terputus di wilayah Pejawaran.
Pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check juga dilakukan secara terpadu bersama kepolisian dan dinas kesehatan di terminal, khususnya di Terminal Banjarnegara, guna memastikan kendaraan angkutan umum layak beroperasi selama masa mudik.
Ikbal mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik serta tidak memaksakan diri ketika merasa lelah.
“Kami mengimbau pemudik untuk memanfaatkan posko maupun rest area yang tersedia di sepanjang jalur mudik. Perjalanan mungkin sedikit tertunda, tetapi keselamatan dan kenyamanan harus menjadi prioritas,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan pada siang hari guna meminimalkan risiko kecelakaan serta mempermudah penanganan apabila terjadi kendala di perjalanan, terlebih mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan ekstrem di sejumlah wilayah.
Penulis : Baskoro
Editor : azizah estetika












