Bekasi — Peristiwa tanah amblas terjadi di permukiman warga Kampung Pulo Bambu Tua RT 009 RW 004, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (25/5/2026). Kondisi tanah yang ambles ke dalam dengan diameter dan kedalaman cukup besar membuat warga sekitar khawatir.
Menurut keterangan warga, amblasnya tanah tersebut bukan merupakan longsor biasa, melainkan membentuk lubang yang masuk ke dalam tanah dan diduga memiliki lorong ke beberapa arah. Warga menyebut terdapat lorong mengarah ke selatan, timur, hingga utara. Peristiwa tersebut menarik perhatian masyarakat sekitar karena bentuk amblas dinilai tidak biasa.
Warga berharap pemerintah daerah Kabupaten Bekasi segera turun tangan untuk melakukan peninjauan dan penelitian lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Salah seorang warga, Pak Tcun, meminta instansi terkait tidak mengabaikan fenomena tersebut dan melibatkan pihak yang berkompeten, termasuk ahli geologi maupun arkeologi.
“Kami berharap kepada instansi terkait Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi agar peristiwa bumi amblas ini diperhatikan, disikapi, dan ditinjau lebih lanjut. Siapa tahu ada sesuatu di dalamnya, baik dari sisi geologi maupun kemungkinan sejarah di masa dulu,” ujar Pak Tcun bersama warga di lokasi kepada wartawan.
Hingga kini, warga masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan dan penelitian di lokasi tanah amblas tersebut.
Haris Pranatha












