Banjarnegara,beritafakta.id – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara kembali melakukan penataan birokrasi melalui rotasi dan mutasi sejumlah pejabat struktural, Selasa (26/5/2026). Langkah ini ditegaskan Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang sehat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rotasi jabatan yang berlangsung di Pendapa Dipayudha Adigraha itu mencakup pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta penyerahan SK pengangkatan CPNS menjadi PNS.
Dalam prosesi tersebut, sebanyak tujuh pejabat Eselon II dilantik, disusul lima pejabat administrator, satu pejabat pengawas, serta penyerahan SK kepada 66 CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS. Dari jumlah itu, 54 orang langsung menempati jabatan fungsional sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah.
Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menegaskan, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari mekanisme penataan birokrasi untuk meningkatkan kapasitas aparatur, memperkuat adaptasi kerja, sekaligus menjaga ritme organisasi agar tetap dinamis.
Ia menekankan bahwa pergeseran jabatan tidak didasarkan pada pertimbangan subjektif, melainkan sebagai strategi pembinaan organisasi agar aparatur terus berkembang, belajar menghadapi tantangan baru, dan mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
Menurutnya, di era kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, rotasi jabatan akan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan guna mencegah stagnasi birokrasi, sekaligus membangun kolaborasi antarsektor yang lebih produktif.
“Penataan ini untuk memastikan birokrasi tetap sehat, adaptif, dan mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” tegasnya.
Pada jajaran pimpinan tinggi pratama, sejumlah posisi strategis mengalami pergeseran. Abdul Suhendi dipercaya sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Esti Widodo menjabat Kepala Dispermades PPKB, dan Yusuf Agung Prabowo mengisi posisi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga.
Selanjutnya, Teguh Handoko dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pengembangan, Riset, dan Inovasi Daerah. Riatmojo Ponco Nugroho menempati jabatan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.
Sementara itu, posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan kini diisi Mohamad Iqbal, sedangkan jabatan Kepala Dinas Perhubungan dipercayakan kepada Yusuf Winarso.
Penataan birokrasi juga menyentuh wilayah kecamatan dengan pelantikan empat camat baru, masing-masing Gatot Suprapto sebagai Camat Pejawaran, Setiyadi sebagai Camat Rakit, Peni Hartiningsih sebagai Camat Purwonegoro, dan Agus Purnomo sebagai Camat Kalibening.
Dalam arahannya, Bupati juga memberi perhatian khusus pada sektor pelayanan kesehatan. Ia meminta seluruh tenaga kesehatan meningkatkan sensitivitas sosial dalam menangani persoalan masyarakat, terutama terkait akses layanan kesehatan yang kerap terkendala persoalan administratif.
Bupati meminta adanya koordinasi aktif antara tenaga medis, pemerintah kecamatan, dan Dinas Sosial apabila ditemukan warga yang membutuhkan penanganan segera, sehingga pelayanan tidak terhambat prosedur administratif semata.
Selain itu, Bupati mengingatkan para PNS yang baru diangkat agar siap ditempatkan di seluruh wilayah Kabupaten Banjarnegara sebagai bagian dari komitmen pengabdian kepada daerah.
Khusus bagi tenaga medis, pemerintah daerah juga membuka peluang melanjutkan pendidikan spesialis dengan skema prioritas tertentu sebagai bentuk investasi sumber daya manusia untuk memperkuat layanan kesehatan daerah. (Bas).






