Amalia Reshuffle Pejabat, Pemkab Banjarnegara Perkuat Birokrasi Adaptif dan Responsif

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana saat mengisi acara sambutan pelantikan dan pengangkatan ASN di jajaran Pemkab Banjarnegara.(Dok.Berita Fakta.id)

Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana saat mengisi acara sambutan pelantikan dan pengangkatan ASN di jajaran Pemkab Banjarnegara.(Dok.Berita Fakta.id)

Banjarnegara,beritafakta.id – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara kembali melakukan penataan birokrasi melalui rotasi dan mutasi sejumlah pejabat struktural, Selasa (26/5/2026). Langkah ini ditegaskan Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang sehat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Rotasi jabatan yang berlangsung di Pendapa Dipayudha Adigraha itu mencakup pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta penyerahan SK pengangkatan CPNS menjadi PNS.

Dalam prosesi tersebut, sebanyak tujuh pejabat Eselon II dilantik, disusul lima pejabat administrator, satu pejabat pengawas, serta penyerahan SK kepada 66 CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS. Dari jumlah itu, 54 orang langsung menempati jabatan fungsional sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah.

Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menegaskan, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari mekanisme penataan birokrasi untuk meningkatkan kapasitas aparatur, memperkuat adaptasi kerja, sekaligus menjaga ritme organisasi agar tetap dinamis.

Ia menekankan bahwa pergeseran jabatan tidak didasarkan pada pertimbangan subjektif, melainkan sebagai strategi pembinaan organisasi agar aparatur terus berkembang, belajar menghadapi tantangan baru, dan mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.

Menurutnya, di era kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, rotasi jabatan akan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan guna mencegah stagnasi birokrasi, sekaligus membangun kolaborasi antarsektor yang lebih produktif.

“Penataan ini untuk memastikan birokrasi tetap sehat, adaptif, dan mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” tegasnya.

Pada jajaran pimpinan tinggi pratama, sejumlah posisi strategis mengalami pergeseran. Abdul Suhendi dipercaya sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Esti Widodo menjabat Kepala Dispermades PPKB, dan Yusuf Agung Prabowo mengisi posisi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga.

Selanjutnya, Teguh Handoko dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pengembangan, Riset, dan Inovasi Daerah. Riatmojo Ponco Nugroho menempati jabatan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.

Sementara itu, posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan kini diisi Mohamad Iqbal, sedangkan jabatan Kepala Dinas Perhubungan dipercayakan kepada Yusuf Winarso.

Penataan birokrasi juga menyentuh wilayah kecamatan dengan pelantikan empat camat baru, masing-masing Gatot Suprapto sebagai Camat Pejawaran, Setiyadi sebagai Camat Rakit, Peni Hartiningsih sebagai Camat Purwonegoro, dan Agus Purnomo sebagai Camat Kalibening.

Dalam arahannya, Bupati juga memberi perhatian khusus pada sektor pelayanan kesehatan. Ia meminta seluruh tenaga kesehatan meningkatkan sensitivitas sosial dalam menangani persoalan masyarakat, terutama terkait akses layanan kesehatan yang kerap terkendala persoalan administratif.

Bupati meminta adanya koordinasi aktif antara tenaga medis, pemerintah kecamatan, dan Dinas Sosial apabila ditemukan warga yang membutuhkan penanganan segera, sehingga pelayanan tidak terhambat prosedur administratif semata.

Selain itu, Bupati mengingatkan para PNS yang baru diangkat agar siap ditempatkan di seluruh wilayah Kabupaten Banjarnegara sebagai bagian dari komitmen pengabdian kepada daerah.

Khusus bagi tenaga medis, pemerintah daerah juga membuka peluang melanjutkan pendidikan spesialis dengan skema prioritas tertentu sebagai bentuk investasi sumber daya manusia untuk memperkuat layanan kesehatan daerah. (Bas).

Berita Terkait

Satpol PP Banjarnegara Intensif Gempur Rokok Ilegal, Peredaran Turun Signifikan pada 2026
Perangi Narkoba dan Barang Terlarang, Rutan Batam Bersama Aparat Gabungan Jaga Marwah Pemasyarakatan
Sidang Etik AKP Herawan Dinilai Tidak Memenuhi Rasa Keadilan, Waketum FERADI WPI Soroti Dugaan Penitipan Mobil Hasil Eksekusi Debt Collector di Polsek Banjarsari
Perkuat Demokrasi Bersih, Pemkab dan DPRD Banjarnegara Edukasi Warga Desa Gumelar Tolak Politik Uang
Pemkab Brebes Lounching Aplikasi Presensi Baru, Sekda : Gratis dan Gunakan Face Detektor
Viral di Pemberitaan Tanah Pribadi Dibangun Anggaran APBD, La ode: Bantah Tanah Tersebut Milik Kelurahan Brebes
Lomba HUT IGTKI-PGRI di Brebes Jadi Ruang Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Tanah Amblas di Karang Sentosa Kabupaten Bekasi, Warga Minta Pemerintah dan Ahli Arkeologi Turun Tangan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:36 WIB

Satpol PP Banjarnegara Intensif Gempur Rokok Ilegal, Peredaran Turun Signifikan pada 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:15 WIB

Perangi Narkoba dan Barang Terlarang, Rutan Batam Bersama Aparat Gabungan Jaga Marwah Pemasyarakatan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:42 WIB

Amalia Reshuffle Pejabat, Pemkab Banjarnegara Perkuat Birokrasi Adaptif dan Responsif

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:06 WIB

Sidang Etik AKP Herawan Dinilai Tidak Memenuhi Rasa Keadilan, Waketum FERADI WPI Soroti Dugaan Penitipan Mobil Hasil Eksekusi Debt Collector di Polsek Banjarsari

Senin, 25 Mei 2026 - 18:52 WIB

Pemkab Brebes Lounching Aplikasi Presensi Baru, Sekda : Gratis dan Gunakan Face Detektor

Berita Terbaru