Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris ‘Kukut’ Terbakar

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN – Sebuah warung nasi pecel ‘Luwih Pooolll’ milik Bu Joko yang berada di sisi Barat Pasar Takeran, Kelurahan Takeran, Magetan, Jawa Timur, Rabu pagi (27/05/2026) terbakar.

Kebakaran tidak parah, tidak menjalar kemana-mana. Lantaran, kepulan asap segera diketahui warga dan langsung serentak melakukan upaya pembasahan.

Meski begitu, yang perlu disadari masyarakat, utamanya kaum ibu rumah tangga yang akrab bersentuhan dengan bab dapur, teliti dengan seksama dan pastikan dalam kondisi aman, sebelum meninggalkan ruang memasak.

Lantaran, insiden yang menimpa warung yang buka sore hari tersebut akibat kelalaian Bu Joko, sebelum akhirnya dia memutuskan pergi meninggalkan aktivitasnya dengan kompor api.

Kepada koresponden Bu Joko mengatakan, awalnya dia melakukan aktivitas memasak di warung miliknya tersebut. Terakhir dia mengaku menggoreng tempe menggunakan tungku kompor gas.

Merasa masakannya sudah matang, dia mengangkat dan meniriskan tempe dengan serok penggorengan. Namun dia mengaku lupa mematikan kompor gas, sebelum menutup rolling door warung dan pergi untuk keperluan lainnya.

“Saya tadi kan menggoreng tempe. Setelah matang saya angkat, terus saya tinggalkan. Tapi saya lupa mematikan api kompor,” tutur Bu Joko gemetaran.

Sesaat berlalu, warga setempat mengetahui kepulan asap menerobos dari celah ventilasi dan rolling door. Sejumlah warga pun berusaha membuka pintu dan memanggil pemilknya.

Usaha masyarakat memadamkan dengan air tidak sia-sia. Hanya beberapa menit kobaran api yang sempat membakar tungku bodi kompor, meja dan triplek penyekat langsung padam.

Hal itu karena segera tanggapnya masyarakat atas fenomena lingkungan, selain bangunan warung yang bersifat tembok permanen yang kedap paparan api.

Tidak ada korban jiwa maupun terluka dalam peristiwa itu. Kerugian materiil pun diperkirakan hanya puluhan ribu rupiah.

Namun yang penting untuk disadari para ibu rumah tangga, agar jangan sekalipun mengabaikan tata tertib memasak. Karena sedetik kelalaian, sekejab itu pula bahaya mengancam. (fin)

Berita Terkait

Daging Kurban Guyur Batur! Dusun Krajan Sembelih 53 Sapi dan 346 Kambing, 8.600 Paket Dibagikan
Rambo, Sapi Kurban Presiden untuk Warga Terdampak Banjir di Cisadap Buara
Revitalisasi SLB Negeri Kabupaten Bekasi Perkuat Akses Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Jaga Kondusifitas Malam Idul adha, Polres Brebes Siagakan Ratusan Personel Gabungan
Tani Merdeka Indonesia Bagikan 41 Ekor Kambing dan 4 Sapi Jumbo Simental di Brebes
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Cerita Adi, Ojol yang Masih Kerja Keras di Usia 62 Tahun
Sapi Jumbo Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Banjarnegara, Sekda Serahkan Langsung ke Warga Gumelem Wetan
Kadus 2 Desa Gondang Hari Raya Idul Adha 1447 H Qurban 5 Ekor Sapi dan 20 Ekor Kambing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:42 WIB

Daging Kurban Guyur Batur! Dusun Krajan Sembelih 53 Sapi dan 346 Kambing, 8.600 Paket Dibagikan

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:24 WIB

Rambo, Sapi Kurban Presiden untuk Warga Terdampak Banjir di Cisadap Buara

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:05 WIB

Revitalisasi SLB Negeri Kabupaten Bekasi Perkuat Akses Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:03 WIB

Jaga Kondusifitas Malam Idul adha, Polres Brebes Siagakan Ratusan Personel Gabungan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:48 WIB

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Cerita Adi, Ojol yang Masih Kerja Keras di Usia 62 Tahun

Berita Terbaru