Banjarnegara Canangkan Gerakan 1 Juta Biopori untuk Atasi Sampah Organik

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mencanangkan gerakan pembuatan 1 juta Lubang Resapan Biopori (LRB) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Pencanangan dilakukan secara simbolis di Alun-alun Banjarnegara, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Anang Sutanto, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Iqbal, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Banjarnegara, Herrina Indriastuti, mengatakan program ini merupakan langkah nyata untuk mengurangi volume sampah organik yang selama ini mendominasi timbunan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Sekitar 70 persen sampah yang masuk ke TPA merupakan sampah organik. Karena itu, kami berupaya agar pengelolaannya dapat diselesaikan dari sumbernya, salah satunya melalui biopori,” ujar Herrina.

Gerakan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari lingkungan perkantoran pemerintah, lembaga pendidikan dari tingkat TK hingga SLTA, hingga rumah tangga. Khusus bagi kantor pemerintahan dan sekolah, pembuatan lubang biopori diwajibkan dengan jumlah yang disesuaikan berdasarkan luas area dan volume sampah yang dihasilkan.

Sebagai langkah awal, sebanyak 20 lubang biopori disiapkan di kawasan Alun-alun Banjarnegara. Pembuatan dilakukan di sejumlah titik strategis dengan mempertimbangkan fungsi area serta aspek keamanan bagi masyarakat.

Melalui program 1 juta biopori ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap masyarakat semakin aktif mengelola sampah organik secara mandiri. Selain membantu mengurangi beban TPA, biopori juga berfungsi meningkatkan daya resap tanah, mencegah genangan air, serta menghasilkan kompos alami yang bermanfaat bagi lingkungan.

(Ahr)

Berita Terkait

Terjadi Tabrakan Beruntun Akibat Rem Blong, Kedua Kendaraan Truk Terjun Kebawa di Flyover Kretek Paguyangan
Sky Game Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dengan Insan Pers Melalui Silaturahmi Rutin
16 Ketua Organisasi Wartawan di Indramayu Bentuk FKOWI, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Profesi
Komisi II DPRD Brebes Apresiasi Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai
Gerak Cepat Sat Samapta Polres Brebes, Kebakaran Lahan di Tol Pejagan Berhasil Dicegah Meluas
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jaringan Irigasi Tersier Menggunakan Matrial Batu Cadas dan Pasir Ladon
Perluas Jangkauan Pemasaran, Kini Diler Kendaraan Bertenaga Listrik Chery Resmi Dibuka di Kota Tegal
Pensiun dengan Bahagia, ASN Brebes Dibekali Kesiapan Mental dan Finansial
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:58 WIB

Terjadi Tabrakan Beruntun Akibat Rem Blong, Kedua Kendaraan Truk Terjun Kebawa di Flyover Kretek Paguyangan

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:58 WIB

Sky Game Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dengan Insan Pers Melalui Silaturahmi Rutin

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:17 WIB

16 Ketua Organisasi Wartawan di Indramayu Bentuk FKOWI, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Profesi

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:07 WIB

Komisi II DPRD Brebes Apresiasi Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:50 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jaringan Irigasi Tersier Menggunakan Matrial Batu Cadas dan Pasir Ladon

Berita Terbaru