Diduga Terpeleset, Pemuda Gangguan Mental Tewas Tenggelam di Kanal Magetan

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN – Seorang pemuda yang diduga mengalami gangguan mental ditemukan tewas mengambang di area pintu air kanal Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Magetan, Jawa Timur, Rabu (10/06/2026).

Saat ditemukan sejumlah warga yang melintas di lokasi itu, korban diketahui mengenakan stelan kaos dan celana pendek warna merah. Terdapat luka lecet di sekitar tulang kering, yang diduga akibat jatuh saat terpeleset.

Kematian korban diduga sudah lebih dari dua hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga. Lantaran, dari jasad korban sudah mulai membusuk dan menyebarkan aroma tak sedap.

Korban diketahui bernama Mahfudin, 23 tahun, warga Desa Banjarejo, RT 05/RW 02, Kecamatan Barat, Magetan. Meski diduga terpeleset jatuh ke perairan kanal sedalam 1 meter, namun tidak ada pihak yang mengetahui kejadiannya.

“Iya benar ada penemuan mayat di wilayah kami. Korban sebagai warga Desa Banjarejo. Yang menemukan warga yang melintas di lokasi itu. Kedalaman air kanal sekitar satu meterlah,” kata Warsito, Kepala Desa Jonggrang, kepada koresponden.

Tim Reaksi Cepat BPPD Kabupaten Magetan dan aparat kepolisian setempat yang mendapat laporan, langsung merapat ke lokasi kejadian. Jasad korban langsung dievakuasi, dilarikan ke Puskesmas Rejomulyo untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan pihak terkait setempat, termasuk keterangan keluarga korban, bahwa korban mengidap keterbelakangan mental. Sedangkan kematiannya, pemeriksaan sementara menunjukkan, korban diduga terpeleset jatuh ke kanal dan tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

“Setelah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dan kepolisian, jasad korban kami serahkan kepada pihak keluarganya. Untuk segera dimakamkan,” tutur Sudarsono, anggota TRC BPBD Magetan. (fin)

Berita Terkait

Pengendara Wanita Jadi Korban Begal di Cimuning, Motor Raib Dibawa Pelaku
Koki Koki Kecil TK PGRI AL IKHLAS Pesantren Kecamatan Wanayasa Belajar Buat Roti di SMKN Wanayasa
Inovasi Aipda Andi: Sulap Kotoran Kambing Jadi Pupuk Organik untuk Petani
Brebes Kian Kokoh sebagai Lumbung Pangan, Bupati Paramitha Raih Disway Top Regional Leader Awards
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Bumiayu Panen Jagung Hibrida Tongkol 2
Mengantar Anak Meraih Cita-Cita, MI An Nahl Pererat Sinergi Sekolah dan Orang Tua
Viral Aksi Debus Relawan SPPG di Brebes, Pengelola Sebut Video Telah Dipotong dan Diberi Narasi Negatif
Koki Cilik TK PGRI Al Ikhlas Belajar Membuat Roti dan Pizza di SMKN 1 Wanayasa
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:31 WIB

Pengendara Wanita Jadi Korban Begal di Cimuning, Motor Raib Dibawa Pelaku

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:04 WIB

Koki Koki Kecil TK PGRI AL IKHLAS Pesantren Kecamatan Wanayasa Belajar Buat Roti di SMKN Wanayasa

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:10 WIB

Inovasi Aipda Andi: Sulap Kotoran Kambing Jadi Pupuk Organik untuk Petani

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:06 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Bumiayu Panen Jagung Hibrida Tongkol 2

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Mengantar Anak Meraih Cita-Cita, MI An Nahl Pererat Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Berita Terbaru