x

Dua Akademisi UNTARA Raih Gelar Doktor dari UPI Bandung

waktu baca 2 menit
Minggu, 23 Agu 2026 10:52 29 redaksi

TANGERANG, beritafakta.id – Universitas Tangerang Raya (UNTARA) kembali memperkuat kualitas sumber daya tenaga pengajarnya. Dua dosen UNTARA resmi menyandang gelar doktor (S-3) dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung setelah berhasil mempertahankan disertasi dalam sidang terbuka, Selasa (18/8/2026).

Kedua akademisi tersebut adalah Dr. Rifa’atussalwa Hayati, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Muh. Khaedir Lutfi, S.Pd., Gr., M.Pd. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari komitmen UNTARA dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kepemimpinan perguruan tinggi, riset, serta inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

Kedua doktor baru UNTARA tersebut mengembangkan penelitian yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan kualitas pendidikan.

Model Kepemimpinan Kewirausahaan Berbasis Digital

Dr. Rifa’atussalwa Hayati meraih gelar doktor dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99 melalui disertasi berjudul:

“Model Entrepreneurial Leadership melalui Pemanfaatan Inovasi Digital dalam Peningkatan Mutu Lulusan Perguruan Tinggi.”

Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan model kepemimpinan kewirausahaan berbasis inovasi digital di lingkungan perguruan tinggi.

Model tersebut diarahkan untuk mendorong terciptanya lulusan yang memiliki daya saing tinggi serta mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Pembelajaran Matematika Berbasis Augmented Reality

Sementara itu, Dr. Muh. Khaedir Lutfi meraih gelar doktor dengan IPK 3,90 melalui disertasi berjudul:

“Desain Didaktis Materi Bangun Ruang Sisi Datar Berbantuan Augmented Reality Berdasarkan Analisis Learning Obstacle dan Kemampuan Spasial Siswa.”

Penelitian tersebut berfokus pada perancangan pembelajaran matematika, khususnya materi bangun ruang sisi datar, dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR).

Desain pembelajaran dikembangkan berdasarkan analisis terhadap hambatan belajar (learning obstacle) dan kemampuan spasial siswa. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat proses pembelajaran matematika menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan mudah dipahami.

Rektor UNTARA, Ir. H. Mardiana, MM., PhD., DBA, menyampaikan apresiasi atas pencapaian kedua dosen tersebut.

“Pencapaian Dr. Rifa’atussalwa dan Dr. Muh. Khaedir Lutfi bukan hanya kebanggaan pribadi, melainkan energi baru bagi UNTARA untuk terus mengakselerasi mutu riset, pembelajaran, dan akreditasi institusi,” ujar Mardiana.

Menurutnya, raihan gelar doktor dari UPI Bandung diharapkan semakin memperkuat kapasitas akademik UNTARA dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Raihan gelar doktor dari kampus ternama seperti UPI Bandung ini diharapkan dapat memperkuat posisi UNTARA sebagai perguruan tinggi swasta yang inovatif, adaptif terhadap teknologi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Keberhasilan kedua dosen tersebut sekaligus menjadi tambahan kekuatan akademik bagi UNTARA dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas pengembangan riset, serta menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. (ars)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x