x

Telaga Merdada Dieng Berbenah, Dari Bebas Gulma hingga Penataan Spot Wisata Baru Apakah ada salah satu pilihan

waktu baca 2 menit
Senin, 21 Sep 2026 21:08 6 redaksi

BANJARNEGARA, beritafakta.id — Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara tengah memfokuskan upaya revitalisasi secara menyeluruh di objek wisata Telaga Merdada, Dieng.

Langkah ini diambil guna mengembalikan fungsi ekologis sekaligus daya tarik telaga yang saat ini tertutup gulma enceng gondok.

Kepala Disparbud Banjarnegara, Tursiman S. Sos, menjelaskan bahwa kondisi permukaan telaga yang hampir tertutup rapat oleh gulma membuat destinasi wisata alam tersebut mengalami penurunan kunjungan secara drastis.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga:"]

Selain itu, musim kemarau panjang turut memicu penyusutan volume air telaga hingga tersisa sekitar 60 hingga 70 persen akibat penguapan serta pemanfaatannya oleh para petani setempat.

“Proses kami saat ini fokus pada pembersihan telaga agar kembali menjadi destinasi yang mengusung konsep wisata alam, telaga, dan konservasi,” ujar Tursiman, Senin (21/9/2026).

Dalam upaya pembersihan ini, Disparbud berkoordinasi dengan lintas sektoral, termasuk dukungan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Serayu Opak serta Kementerian Pekerjaan Umum.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="2" judul="Baca Juga:"]

Mengingat Telaga Merdada juga memegang peran vital sebagai sumber air bersih bagi masyarakat Desa Karangtengah dan sekitarnya serta penunjang irigasi pertanian, penataan tata air dan pipa-pipa pompa milik warga turut menjadi perhatian agar tidak mengganggu estetika kawasan.

Untuk mengatasi masifnya pertumbuhan gulma, pemerintah daerah menganggarkan penyewaan alat berat berupa ekskavator dan ponton pada anggaran perubahan tahun ini.

Pekerjaan ini nantinya akan didukung oleh kelompok masyarakat setempat, seperti komunitas Al-Ikhlas, guna mempermudah mobilisasi pembuangan gulma ke titik-titik *disposal* yang telah disiapkan.

Selain pembersihan telaga, Disparbud Banjarnegara juga menggenjot perbaikan sarana dan prasarana pendukung pariwisata.

Sejumlah fasilitas yang dibenahi meliputi Infrastruktur Dasar berupa perbaikan area parkir, amenitas seperti gazebo, musala, dan toilet, serta penataan akses jalan lingkar (walking track).

Selain itu untuk mendukung estetika Kawasan juga dilakukan gerakan penanaman bunga serempak bertajuk “Bunga Pancawarna” untuk mempercantik lanskap sekitar telaga.

Sedangkan untuk Spot Tematik, Disparbud memaksimalkan “Pohon Cemeti” yang telah melekat sebagai branding dan ikon swafoto andalan di Telaga Merdada.

Untuk Fasilitas Pendukung Aktivitas, Disparbud memanfaatkan amfiteater untuk pertunjukan seni budaya serta pengembangan area ground camping bekerja sama dengan komunitas terkait dan komunitas Jeep wisata guna menghidupkan kembali kios-kios pedagang lokal.

Meski dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti keterbatasan personel UPT di lapangan dan gangguan material lumpur dari atas ruas jalan saat musim hujan, Disparbud optimis wajah baru Telaga Merdada ke depan akan kembali menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara secara berkelanjutan.(A3)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x