Sekda Kabupaten Banjarnegara, Hendro Cahyono didampingi Kepala OJK Purwokerto, Dinavia Tri Riandari, dan Direktur PT BPR BKK Mandiraja (Perseroda), D. Tri Ristanto Budiono, SE, M.Si, menyerahkan bantuan dari BPR BKK Mandiraja kepada warga terdampak bencana di Kecamatan Pandanarum.(foto/doc) Banjarnegara.beritafakta,Id— PT BPR BKK Mandiraja (Perseroda) menyatakan komitmen penuhnya dalam mendukung suksesnya Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2026 serta mengakselerasi literasi keuangan di Kabupaten Banjarnegara. Komitmen ini ditunjukkan saat menghadiri Kick Off BIK 2026 se-eks Karesidenan Banyumas yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto di Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (8/10/2026).

Direktur PT BPR BKK Mandiraja (Perseroda), D. Tri Ristanto Budiono, SE, M.Si, menegaskan bahwa sebagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) milik pemerintah daerah, BPR BKK Mandiraja tidak hanya berfokus menyediakan layanan perbankan yang aman dan terjangkau, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Sebagai lembaga keuangan milik pemerintah daerah, kami berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan layanan perbankan yang aman dan terjangkau, tetapi juga mengambil peran aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar D. Tri Ristanto Budiono.
Tri Ristanto secara khusus menyoroti pentingnya edukasi keuangan bagi kalangan pelajar dan mahasiswa agar tidak terjebak dalam berbagai tawaran keuangan ilegal yang marak menyasar anak muda melalui media sosial. Ia mengimbau generasi muda untuk senantiasa membudayakan hidup hemat dan cermat dalam mengelola keuangan.

“Jangan mudah tergiur tawaran pinjaman online ilegal, skema investasi yang menjanjikan keuntungan tidak rasional, maupun judi online yang berkedok permainan digital. Sebelum bertransaksi atau menggunakan layanan keuangan, pastikan selalu menerapkan prinsip 2L: Legal dan Logis. Mulailah membangun masa depan finansial yang sehat dengan rutin menabung di lembaga keuangan resmi yang terdaftar dan diawasi oleh OJK,” tegas Tri Ristanto.
Kegiatan Kick Off BIK 2026 yang mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera” ini diikuti oleh 840 peserta secara luring dan daring dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga petani di empat kabupaten di eks Karesidenan Banyumas.
Kepala OJK Purwokerto, Dinavia Tri Riandari, menjelaskan bahwa BIK yang digelar setiap bulan Oktober bertujuan untuk memperluas akses dan meningkatkan literasi keuangan hingga ke pelosok desa. Menurut data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), indeks inklusi keuangan nasional telah mencapai 93,61 persen, namun tingkat literasi keuangan masyarakat masih berada di angka 69,57 persen. Kesenjangan inilah yang terus ditekan melalui edukasi bersama PUJK, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah.
Langkah BPR BKK Mandiraja ini sejalan dengan harapan Pemkab Banjarnegara. Sekda Kabupaten Banjarnegara, Hendro Cahyono, menyampaikan optimismenya bahwa kolaborasi dalam BIK 2026 dapat melatih masyarakat dan siswa berperilaku hemat serta meminimalisir dampak pinjol ilegal, judi online, dan investasi bodong yang kian masif di platform digital.
Rangkaian BIK 2026 wilayah OJK Purwokerto sendiri disisi dengan berbagai agenda edukasi keuangan dan akan ditutup dengan puncak kegiatan Financial Expo di Rita Supermall Purwokerto pada 24 Oktober mendatang.(A13)
Tidak ada komentar