x

SITAKA-PITA Diluncurkan, Brebes Perkuat Pengelolaan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Data

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Okt 2026 17:12 14 redaksi

BREBES, Beritafakta.id – Pengelolaan pendidikan kesetaraan di Kabupaten Brebes mulai diperkuat melalui SITAKA-PITA (Sistem Pengelolaan Pendidikan Kesetaraan Terintegrasi dan Berbasis Data). Inovasi yang dikembangkan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (DINDIKPORA) Kabupaten Brebes ini diharapkan membantu proses pendataan, pemantauan, evaluasi, dan pembinaan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) berjalan lebih terarah.

Peluncuran SITAKA-PITA berlangsung di Gedung Serba Guna SMP Negeri 2 Brebes, Kamis (15/10/2026), dan dihadiri kepala serta operator SKB dan PKBM se-Kabupaten Brebes, perwakilan HIMPAUDI, dan IGTKI.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) DINDIKPORA Kabupaten Brebes, Herkusnadi menjelaskan, bahwa SITAKA-PITA tidak hanya berupa aplikasi digital, tetapi juga mencakup penataan prosedur kerja, pembagian peran dan tanggung jawab, pengelolaan data, serta mekanisme pemantauan, evaluasi, dan pembinaan.

Melalui sistem ini, data pendidikan kesetaraan diharapkan dapat dikelola secara lebih terintegrasi. Informasi yang terkumpul juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan dan kebutuhan pembinaan bagi lembaga penyelenggara pendidikan kesetaraan.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) DINDIKPORA Kabupaten Brebes, Herkusnadi

“Harapannya, melalui SITAKA-PITA, pengelolaan pendidikan kesetaraan di Kabupaten Brebes menjadi lebih terarah, lebih akuntabel, dan terintegrasi secara data. Kebijakan maupun pendataan PKBM se-Kabupaten Brebes nantinya dapat terintegrasi dalam SITAKA-PITA,” ujar Herkusnadi.

Ia mendorong seluruh pengelola SKB dan PKBM untuk meningkatkan ketertiban dalam menyusun, mengumpulkan, dan memperbarui data sesuai kebutuhan penyelenggaraan pendidikan di masing-masing lembaga.

Sementara itu, Kepala DINDIKPORA Kabupaten Brebes, Sutaryono mengapresiasi, pengembangan SITAKA-PITA. Menurutnya, sistem ini berpotensi memperkuat pembinaan dan supervisi terhadap SKB maupun PKBM, sekaligus membantu dinas memahami kondisi pendidikan kesetaraan berdasarkan data yang tersedia.

Ia menilai, proses pelaporan yang masih dilakukan secara konvensional perlu terus diperbaiki melalui pemanfaatan teknologi digital agar administrasi lebih tertib dan informasi lebih mudah dikelola.

“SITAKA-PITA diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan tata kelola, terutama dalam penyampaian laporan dan pengelolaan data yang sebelumnya masih dilakukan secara konvensional,” kata Sutaryono.

Meski demikian, Sutaryono menegaskan bahwa keberhasilan inovasi tidak berhenti pada peluncuran, tetapi ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan dan pemanfaatannya oleh seluruh lembaga terkait.

“Harapan saya, SITAKA-PITA ini tidak hanya menjadi seremoni saat diluncurkan. Keberlangsungan dan implementasinya harus benar-benar dijalankan. Platform digital ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai salah satu tolok ukur untuk melihat capaian dan kondisi pendidikan kesetaraan di Kabupaten Brebes,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pengelola SKB dan PKBM untuk memanfaatkan platform tersebut secara optimal. Digitalisasi diharapkan dapat mempermudah proses kerja dan mendukung efektivitas pengelolaan lembaga, tanpa mengabaikan kebutuhan prosedur konvensional yang masih relevan.

SITAKA-PITA menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola pendidikan kesetaraan berbasis data di Kabupaten Brebes. Jika diterapkan secara konsisten, sistem ini diharapkan membantu DINDIKPORA menyusun pembinaan dan kebijakan yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga peningkatan mutu layanan pendidikan kesetaraan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Sutaryono secara resmi membuka implementasi SITAKA-PITA pada Kamis, 15 Oktober 2026.

(Rusmono)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x