Jakarta – PT Pertamina International Shipping (PIS), sebagai bagian dari Pertamina Group, memperkuat peran strategisnya dalam sektor logistik maritim dengan mendorong dekarbonisasi operasional untuk mencapai target emisi nol bersih pada 2050.
Direktur Utama PIS, Surya Tri Harto, mengatakan bahwa upaya dekarbonisasi dilakukan melalui berbagai inovasi, mulai dari penggunaan biofuel pada lebih dari separuh armada hingga pemanfaatan teknologi dual fuel yang memungkinkan kapal menggunakan LPG sebagai bahan bakar.
“Sebanyak 40 kapal kami telah dilengkapi perangkat hemat energi yang mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 20%. Kami juga menerapkan pembatasan daya mesin serta strategi manajemen pelayaran untuk menekan emisi,” jelas Surya.
Selain dari sisi operasional, PIS juga mengembangkan layanan ramah lingkungan melalui peluang kargo seperti LNG dan pengembangan transportasi karbon, termasuk CCS dan CCUS yang kini menjadi tren global dalam mendukung penurunan emisi karbon industri.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi Pertamina dalam menyukseskan transisi energi nasional menuju Net Zero Emission 2060.






