Aceh – Salah satu infrastruktur vital yang terdampak bencana adalah Jembatan Rangka Baja Wehni di ruas Bireuen–Sp Uning, yang mengalami kerusakan berat hingga putus akibat hujan ekstrem. Tim BPJN Aceh telah diterjunkan untuk melakukan asesmen struktural dan perencanaan penanganan darurat.
Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, memastikan langkah cepat dilakukan agar mobilitas masyarakat tidak terhenti terlalu lama. “Penanganan darurat dilakukan dengan cepat agar akses jalan dan jembatan yang terdampak bisa segera pulih, terutama jalur utama yang vital bagi distribusi logistik,” ujarnya.
Saat ini, pengalihan arus dilakukan di sejumlah titik sambil menunggu hasil asesmen teknis dan penentuan solusi jangka pendek maupun jangka panjang.






