ABK Korban Jatuh ke Laut di Perairan Laut Jawa, Jenazah di Evakuasi PMI

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes melakukan evakuasi jenazah seorang anak buah kapal (ABK) yang sebelumnya dilaporkan jatuh ke laut saat bekerja di perairan Laut Jawa.

Evakuasi dilakukan pada Kamis (15/1/2026) dini hari di Pelabuhan Perikanan Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Peristiwa bermula pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 12.40 WIB.

Saat itu, sebuah kapal nelayan tengah beroperasi menebar jaring di perairan Laut Jawa pada koordinat 4°21’361″S 106°37’104″E. Korban diketahui sedang mengurai tali tambang yang kusut. Namun setelah tambang berhasil terurai, kaki korban diduga terlilit tali hingga terjatuh ke laut.

Mengetahui salah satu ABK terjatuh, nahkoda kapal langsung menghentikan laju kapal dan berusaha memutar balik untuk memberikan pertolongan. Sayangnya, korban sudah tidak terlihat di permukaan air.

Nahkoda kemudian menginformasikan kejadian tersebut kepada pemilik kapal melalui radio serta meminta bantuan kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi untuk melakukan pencarian.

“Upaya pencarian dilakukan selama tiga hari. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Dalops PMI Brebes, Bagus Prasojo dalam laporannya, Kamis (15/1/2026).

Pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, kapal KMN Kharisma Putri 2 dengan bobot 98 GT bersandar di Pelabuhan Perikanan Desa Kluwut dengan membawa jenazah korban. PMI Brebes melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke Puskesmas Kluwut untuk dilakukan pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

PMI Kabupaten Brebes mencatat, proses evakuasi berjalan lancar meski terdapat kendala berupa kondisi jenazah yang sulit diidentifikasi. Dalam kegiatan tersebut, PMI memobilisasi satu staf dan empat relawan PMI Kabupaten Brebes.

“Selain evakuasi jenazah, PMI juga melakukan mobilisasi jenazah hingga ke pemakaman serta melaporkan kejadian tersebut ke Posko PMI Provinsi Jawa Tengah,” tambahnya.

Peristiwa ini tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi masyarakat sekitar. Namun, kejadian tersebut menjadi pengingat akan tingginya risiko keselamatan kerja di sektor perikanan laut.

Red: Rusmono

Berita Terkait

Wujud Toleransi Antarumat Beragama, Pemkab Banjarnegara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Iman.
Demi Swasembada Pangan, Kementerian Transmigrasi Dukung Kebijakan Penetapan Lahan Sawah Ditangani Pemerintah Pusat
Pastikan Ketenangan Warga Saat Lebaran, Brebes Mulai Gelar Operasi Ketupat Candi
Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026
Program MBG Tidak Efektif dan Tidak Tepat Sasaran
Kunjungi Poltek STIA LAN, Menteri PANRB Ajak DPR dan Akademisi Berkolaborasi Perkuat SDM Aparatur untuk Akselerasi Prioritas Pembangunan
Jasa Marga Kebut Pekerjaan Preservasi Seluruh Ruas Jalan Tol Selesai Sesuai Target, Pastikan Mudik Lebaran Aman & Nyaman
Wali Kota Tegal Dorong Gerakan Cinta Zakat: Wujudkan Kepedulian, Bangun Kesejahteraan.
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:31 WIB

Wujud Toleransi Antarumat Beragama, Pemkab Banjarnegara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Iman.

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:12 WIB

Demi Swasembada Pangan, Kementerian Transmigrasi Dukung Kebijakan Penetapan Lahan Sawah Ditangani Pemerintah Pusat

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:05 WIB

Pastikan Ketenangan Warga Saat Lebaran, Brebes Mulai Gelar Operasi Ketupat Candi

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:13 WIB

Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:05 WIB

Program MBG Tidak Efektif dan Tidak Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Berita

Program MBG Tidak Efektif dan Tidak Tepat Sasaran

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:05 WIB