Kirab 5 Gunungan Semarakkan Puncak Hari Jadi ke-455 Banjarnegara, Warga Tumpah Ruah Rayakan Tradisi.

Kamis, 2 April 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Ribuan warga Banjarnegara nampak di depan stage panggung perayaan 455 tahun Banjarnegara, untuk mengikuti tradisi ulang tahun nya yang sakral.(dok.Kominfo Bna)

Photo: Ribuan warga Banjarnegara nampak di depan stage panggung perayaan 455 tahun Banjarnegara, untuk mengikuti tradisi ulang tahun nya yang sakral.(dok.Kominfo Bna)

Banjarnegara, beritafakta.id– Puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara berlangsung meriah pada Kamis (2/4/2026). Ribuan warga memadati jalan-jalan utama hingga Alun-alun Banjarnegara untuk menyaksikan kirab budaya yang menjadi agenda utama peringatan tahun ini.

Perayaan yang semula dijadwalkan pada 26 Februari tersebut harus mengalami penyesuaian waktu karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan dan persiapan Idulfitri. Meski demikian, antusiasme masyarakat tetap tinggi, bahkan terlihat semakin semarak saat pelaksanaan kirab.

Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyampaikan bahwa perubahan jadwal tidak mengurangi makna peringatan hari jadi. Justru, momentum ini semakin memperkuat rasa kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap daerahnya.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Partisipasi masyarakat yang luar biasa menjadi bukti kuat bahwa Banjarnegara memiliki semangat kebersamaan yang tinggi,” ujarnya.

Salah satu daya tarik utama kirab adalah arak-arakan lima gunungan hasil bumi. Gunungan tersebut tidak hanya menjadi simbol kemakmuran, tetapi juga mengandung filosofi rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rezeki dan potensi alam yang dimiliki Banjarnegara.

Selain itu, lima gunungan juga merepresentasikan potensi unggulan dari lima eks-kawedanan yang ada di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal.

“Tentunya ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk pelestarian budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” tegasnya.

Pada perayaan tahun ini, rute kirab turut mengalami penyesuaian. Langkah ini diambil agar masyarakat di berbagai wilayah dapat menikmati kemeriahan acara secara lebih merata.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara juga menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor informal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menggerakkan ekonomi lokal sekaligus membangun semangat kolektif menuju Banjarnegara yang lebih maju dan sejahtera,” tambah Bupati.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Banjarnegara yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Tursiman, S.Sos., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.

Setelah puncak kirab, acara dilanjutkan dengan karnaval dan parade budaya yang melibatkan perwakilan dari 20 kecamatan. Kegiatan ini akan berlangsung hingga malam hari dan diakhiri dengan hiburan rakyat berupa pertunjukan dangdut dan campursari.

Memasuki hari Minggu (5/4/2026), panggung utama akan diisi Festival Ebeg atau kuda lumping sebagai bentuk apresiasi terhadap kesenian tradisional yang masih berkembang di masyarakat.

Sebagai penutup, pada Senin (6/4/2026), pemerintah daerah akan menggelar kegiatan sosial berupa sunatan massal serta pelayanan publik bagi masyarakat.

Menariknya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga dilibatkan secara aktif dalam rangkaian acara ini. Partisipasi mereka akan dinilai, dan hasilnya akan diumumkan pada akhir kegiatan sebagai bentuk apresiasi.

“Mari kita rayakan dengan tertib dan jadikan momentum ini untuk semakin mencintai budaya daerah,” pungkas Tursiman.

Penulis : Baskoro

Editor : Faiza Sasikirana

Berita Terkait

Dukung Pendidikan Karakter, BPR BKK Mandiraja Dukung Program Penguatan Integritas Siswa Antikorupsi di Banjarnegara
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jaringan Irigasi Tersier Menggunakan Matrial Batu Cadas dan Pasir Ladon
Perluas Jangkauan Pemasaran, Kini Diler Kendaraan Bertenaga Listrik Chery Resmi Dibuka di Kota Tegal
Pensiun dengan Bahagia, ASN Brebes Dibekali Kesiapan Mental dan Finansial
KKN 2026 Universitas Pelita Bangsa Dorong Desa Mandiri melalui Inovasi Sosial, Ekonomi, dan Digital
Tanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini, Inspektorat Banjarnegara Gelar Program penguatan integritas peserta didik
Dorong Keterbukaan Informasi dan Edukasi Hukum, PWI dan Kajari Brebes Bersinergi
Koperasi Brebes Didorong Naik Kelas lewat Penguatan Pemasaran dan Permodalan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:07 WIB

Dukung Pendidikan Karakter, BPR BKK Mandiraja Dukung Program Penguatan Integritas Siswa Antikorupsi di Banjarnegara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:50 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jaringan Irigasi Tersier Menggunakan Matrial Batu Cadas dan Pasir Ladon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:43 WIB

Perluas Jangkauan Pemasaran, Kini Diler Kendaraan Bertenaga Listrik Chery Resmi Dibuka di Kota Tegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pensiun dengan Bahagia, ASN Brebes Dibekali Kesiapan Mental dan Finansial

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:41 WIB

KKN 2026 Universitas Pelita Bangsa Dorong Desa Mandiri melalui Inovasi Sosial, Ekonomi, dan Digital

Berita Terbaru