Dolar Naik, Bengkel Tambal Ban Ikut Tertekan, Endang: “Belanja Pusing, Jualnya Bingung”

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan, Beritafakta.id – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut dirasakan oleh pelaku usaha kecil, termasuk pemilik bengkel tambal ban dan penjual suku cadang kendaraan. Kenaikan harga barang yang sebagian besar dipengaruhi oleh biaya impor membuat para pelaku usaha harus memutar otak agar tetap bisa bertahan.

Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Endang (50), warga asli Betawi yang telah mengelola usaha tambal ban dan penjualan sparepart kendaraan di kawasan Gang Sarmah, Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, sejak awal tahun 2000-an.

Saat ditemui awak media pada Sabtu (6/6/2026), Endang mengaku kenaikan harga berbagai komponen kendaraan membuat dirinya kesulitan menentukan harga jual kepada pelanggan.

“Dulu saya belanja oli satu dus sekitar Rp700 ribu sampai Rp800 ribu. Sekarang bisa mencapai Rp1,4 juta per dus. Belinya saja sudah pusing, jualnya juga bingung karena pelanggan banyak yang kaget melihat harga sparepart naik,” ujarnya.

Menurut Endang, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih juga berdampak pada daya beli masyarakat. Akibatnya, pendapatan usahanya mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

“Sudah hampir setahun ini pendapatan terasa menurun. Dulu masih berani ambil kebutuhan kecil dulu di warung, sekarang lebih hati-hati karena harus mengatur pengeluaran sebaik mungkin,” katanya.

Meski memiliki tempat usaha sendiri dan tidak terbebani biaya sewa, Endang tetap memilih untuk mengutamakan kebutuhan keluarga serta mengelola stok barang secara lebih efisien.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah sparepart masih tersimpan di etalase dan lemari penyimpanan. Namun, Endang mengaku kini lebih selektif dalam menambah stok barang.

“Sekarang saya hanya menyimpan barang-barang yang memang cepat laku. Untungnya mungkin tidak besar, tapi yang penting usaha tetap berjalan dan kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi,” jelasnya.

Kondisi serupa juga dirasakan oleh banyak pelaku usaha kecil lainnya. Kenaikan harga barang yang terjadi secara bertahap membuat konsumen lebih berhati-hati dalam berbelanja, sehingga perputaran ekonomi di sektor usaha mikro ikut melambat.

Meski demikian, para pelaku usaha berharap kondisi perekonomian dapat kembali stabil sehingga harga-harga kebutuhan usaha menjadi lebih terkendali dan daya beli masyarakat dapat kembali meningkat.

(Red/AMS)

Berita Terkait

Terjadi Tabrakan Beruntun Akibat Rem Blong, Kedua Kendaraan Truk Terjun Kebawa di Flyover Kretek Paguyangan
Sky Game Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dengan Insan Pers Melalui Silaturahmi Rutin
16 Ketua Organisasi Wartawan di Indramayu Bentuk FKOWI, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Profesi
Komisi II DPRD Brebes Apresiasi Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai
Gerak Cepat Sat Samapta Polres Brebes, Kebakaran Lahan di Tol Pejagan Berhasil Dicegah Meluas
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jaringan Irigasi Tersier Menggunakan Matrial Batu Cadas dan Pasir Ladon
Perluas Jangkauan Pemasaran, Kini Diler Kendaraan Bertenaga Listrik Chery Resmi Dibuka di Kota Tegal
Pensiun dengan Bahagia, ASN Brebes Dibekali Kesiapan Mental dan Finansial
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:58 WIB

Terjadi Tabrakan Beruntun Akibat Rem Blong, Kedua Kendaraan Truk Terjun Kebawa di Flyover Kretek Paguyangan

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:58 WIB

Sky Game Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dengan Insan Pers Melalui Silaturahmi Rutin

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:17 WIB

16 Ketua Organisasi Wartawan di Indramayu Bentuk FKOWI, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Profesi

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:07 WIB

Komisi II DPRD Brebes Apresiasi Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:50 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jaringan Irigasi Tersier Menggunakan Matrial Batu Cadas dan Pasir Ladon

Berita Terbaru