Beritafakta.id – Semangat nasionalisme dan cinta tanah air terus ditanamkan kepada generasi muda melalui kegiatan Seminar Bela Negara yang diikuti oleh mahasiswa dan kalangan pemuda. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran setiap warga negara dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Seminar berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar bela negara, serta tantangan yang dihadapi bangsa di tengah era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pertahanan fisik, tetapi juga melalui sikap disiplin, kepatuhan terhadap hukum, prestasi di berbagai bidang, serta kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Panitia penyelenggara dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan Indonesia di masa depan. Karena itu, diperlukan karakter yang kuat, integritas, serta kepedulian sosial sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai bela negara.
“Mahasiswa adalah penentu wajah bangsa 30 tahun ke depan. Jika bukan kalian, siapa lagi yang akan menentukan arah masa depan bangsa ini?” ujar narasumber di hadapan peserta seminar.
Ia juga menekankan bahwa kecerdasan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari bagaimana ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa dan negara.
Menurutnya, perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Oleh sebab itu, generasi muda diharapkan tidak menunda untuk melakukan perubahan dan perbaikan yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diajak untuk memiliki kepedulian terhadap pembangunan desa. Narasumber menegaskan bahwa kemajuan desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa.
“Membangun desa berarti membangun bangsa. Desa yang mandiri, maju, berkembang, dan berdaya saing akan menjadi kekuatan utama kemajuan nasional,” tegasnya.
Ia mengajak mahasiswa untuk menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan peduli terhadap masyarakat dengan memanfaatkan ilmu, semangat, serta kreativitas yang dimiliki guna membantu desa-desa yang masih tertinggal agar menjadi lebih maju dan sejahtera.
Melalui seminar ini, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memiliki jiwa nasionalisme, berkarakter kuat, serta siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang semakin memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
“Bela Negara adalah hak dan kewajiban setiap warga negara. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita wujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan berdaulat. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda. Mulailah dari sekarang, mulailah dari desa, dan jadilah bagian dari perubahan.” (Red)






