Audiensi Driver dan Pertamina Bahas Kendala Subsidi Tepat di Banyuwangi, Ini Hasil Kesepakatannya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi perwakilan komunitas pengemudi bersama Pertamina Patra Niaga di IT Tanjung Wangi Banyuwangi membahas kendala Program Subsidi Tepat, QR Code terblokir, dan kuota subsidi yang hilang.

Audiensi perwakilan komunitas pengemudi bersama Pertamina Patra Niaga di IT Tanjung Wangi Banyuwangi membahas kendala Program Subsidi Tepat, QR Code terblokir, dan kuota subsidi yang hilang.

BANYUWANGI, Beritafakta.id – Audiensi Driver Pertamina Banyuwangi menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi antara komunitas pengemudi dan Pertamina Patra Niaga. Pertemuan yang berlangsung di Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi, Jumat (12/6/2026), membahas berbagai kendala Program Subsidi Tepat yang selama ini dikeluhkan pengemudi angkutan barang dan logistik.

Perwakilan pengemudi menyampaikan berbagai keluhan terkait penggunaan BBM bersubsidi. Mereka menyoroti QR Code Subsidi Tepat yang tidak berfungsi, ketidaksesuaian data kendaraan, serta berkurangnya kuota subsidi pada sejumlah kendaraan.

Para pengemudi menilai masalah tersebut menghambat aktivitas distribusi barang. Kondisi itu juga meningkatkan waktu tunggu dan biaya operasional kendaraan angkutan.

Pengemudi Minta Kepastian Layanan

Perwakilan komunitas pengemudi meminta Pertamina Patra Niaga mempercepat proses penanganan setiap laporan. Mereka juga meminta kepastian informasi terkait kuota subsidi dan status QR Code yang bermasalah.

Menurut para pengemudi, akses informasi yang jelas akan membantu mereka menjalankan aktivitas transportasi secara lebih efektif. Mereka berharap Pertamina dan komunitas pengemudi dapat membangun komunikasi yang lebih cepat dan lebih sederhana.

Selain itu, para peserta mendorong pembentukan sistem koordinasi yang mampu menjawab keluhan pengemudi dalam waktu singkat. Mereka meyakini langkah tersebut dapat mengurangi hambatan operasional di lapangan.

Pertamina Tingkatkan Koordinasi

Pertamina Patra Niaga memaparkan alur pelaporan dan prosedur penanganan kendala Program Subsidi Tepat. Perusahaan juga mengajak komunitas pengemudi untuk memperkuat koordinasi melalui jalur komunikasi yang lebih terstruktur.

Setiap komunitas pengemudi akan menunjuk seorang Person In Charge (PIC). PIC akan mengumpulkan data, mencatat kendala, dan mengirimkan laporan kepada pihak terkait.

Melalui sistem tersebut, komunitas pengemudi dapat menyampaikan informasi secara lebih cepat dan lebih akurat. Pertamina juga dapat memproses laporan berdasarkan data yang lengkap dan sesuai kebutuhan.

Fokus Pada Kelancaran Distribusi

Para peserta menempatkan kelancaran distribusi logistik sebagai prioritas utama. Mereka ingin memastikan kendaraan angkutan dapat memperoleh akses BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Perusahaan juga membuka ruang komunikasi bagi komunitas pengemudi agar setiap pihak dapat menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Audiensi Driver Pertamina Banyuwangi tersebut menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat kerja sama antara komunitas pengemudi dan Pertamina Patra Niaga. Kedua pihak sepakat membangun koordinasi yang lebih aktif guna mendukung Program Subsidi Tepat dan menjaga kelancaran distribusi logistik nasional.

Kerja sama tersebut membuka peluang bagi pengemudi untuk menyampaikan kendala secara lebih cepat. Di sisi lain, Pertamina dapat mempercepat proses penanganan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna BBM bersubsidi.

Berita Terkait

Anggota DPRD Brebes Minta Advokat Peradi Brebes Jaga Marwah Profesi dan Patuhi Kode Etik
Polsek Tarumajaya Antar Anak Hilang berusia Sembilan Tahun ke Depok, Kembali Bertemu Keluarga
Perdana, Pagelaran Seni Budaya Caci Manggarai NTT 2026 Berlangsung Meriah
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Wanasari, Polisi Selidiki Dugaan Tindak Kekerasan
Tercatat di Urutan 3 Terbawah Program CKG, Kini Puskesmas Jatirokeh Jadi 10 Besar Se-Jateng dan Jadi Rujukan Provinsi
Diduga Belum mengantongi Izin, CV DT Ika Vina, Melakukan Transaksi Pencairan dengan Bunga Tinggi
Gas Natuna Mengalir ke Singapura, Batam Baru Kebagian? Projo Kepri Desak Pemerintah Hentikan Sementara Ekspor Gas Bumi
Festival Wisata Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno 2026 PDIP Resmi di Buka
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:17 WIB

Anggota DPRD Brebes Minta Advokat Peradi Brebes Jaga Marwah Profesi dan Patuhi Kode Etik

Senin, 15 Juni 2026 - 07:16 WIB

Polsek Tarumajaya Antar Anak Hilang berusia Sembilan Tahun ke Depok, Kembali Bertemu Keluarga

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:22 WIB

Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Wanasari, Polisi Selidiki Dugaan Tindak Kekerasan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

Tercatat di Urutan 3 Terbawah Program CKG, Kini Puskesmas Jatirokeh Jadi 10 Besar Se-Jateng dan Jadi Rujukan Provinsi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:12 WIB

Diduga Belum mengantongi Izin, CV DT Ika Vina, Melakukan Transaksi Pencairan dengan Bunga Tinggi

Berita Terbaru

SPORT

Jerman Awali Grup E Dengan Bungkam Curacao 7-1

Senin, 15 Jun 2026 - 12:03 WIB

Berita

Swedia Pesta Gol Saat Kalahkan Tunisia 5-1

Senin, 15 Jun 2026 - 11:57 WIB