BEKASI – Seorang karyawati swasta bernama Siti Rokaya (21), yang bekerja di PT Midea, melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian setelah diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Jababeka II, tepatnya di depan Pegadaian, Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 16.08 WIB.
Menurut keterangan korban, insiden tersebut terjadi saat dirinya pulang kerja dan mengendarai sepeda motor di lajur kiri jalan dengan kecepatan rendah.
“Saya sedang mengendarai motor pelan-pelan di sebelah kiri jalan, tepatnya di kawasan Pasir Gombong, seberang pom bensin. Tiba-tiba motor saya ditabrak dan pengendaranya langsung pergi meninggalkan lokasi,” ujar Siti kepada wartawan.
Siti mengaku sempat meminta bantuan rekannya untuk mengejar kendaraan yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Namun, upaya itu tidak berhasil karena kendaraan yang bersangkutan berhasil meninggalkan lokasi dan mengarah ke kawasan Pasar Roxy Jababeka.
Korban menyebut kendaraan yang diduga terlibat merupakan sepeda motor Honda Beat Street berwarna cokelat dengan nomor polisi B 6597 YAV. Meski demikian, identitas pengendara hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor milik korban mengalami kerusakan pada bagian spakbor depan. Selain itu, korban mengaku mengalami sejumlah keluhan fisik.
“Bagian kepala sebelah kiri dan kanan terasa sakit, bahu kanan memar, tangan kanan sulit digerakkan, dan pinggul mengalami memar,” ungkapnya.
Pada Senin (15/6/2026), Siti mendatangi Polsek Cikarang Utara untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya. Laporan tersebut telah diterima dan korban juga menjalani pemeriksaan serta pembuatan Visum et Repertum (VER) guna mendukung proses penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Cikarang Utara, Polres Metro Bekasi. Polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan keterangan saksi, bukti-bukti, serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penyelidikan maupun identitas terduga pelaku.
Haris Pranatha






