beritafakta.id – Di tengah peringatan HUT RI ke-81, SMART 171 mengajak netizen mengingat sejarah yang kerap terlupakan, yaitu dukungan Palestina pada kemerdekaan Indonesia. Mereka menguliknya secara daring dalam Smart Class pada Senin malam (17/8).
Di agenda bertajuk Mengingat Utang Indonesia untuk Palestina ini, peserta mendengar langsung kondisi terkini dari Gaza dari Sister Bashaer, warga Gaza.
Sister Bashaer memperlihatkan sisi lain kehidupan warga Gaza, bagaimana mereka bertahan menghadapi musim panas ekstrem di tengah kamp-kamp pengungsian yang nyaris tak punya fasilitas dasar. Tenda mereka sangat panas, tak ada listrik, tak punya akses ke air bersih. Kala malam, mereka harus menghadapi serangga, sementara tikus datang menggerogoti makanan yang telah susah payah mereka kumpulkan.
Sebuah video memperlihatkan kesaksian para ibu, seorang ayah, hingga anak perempuan yang sejak berbulan-bulan hidup di tenda pengungsian. Mereka menceritakan bahwa bertahan hidup kini bukan lagi soal cari nyaman, melainkan memastikan masih bisa melewati hari berikutnya. Seorang anak perempuan mengaku rindu kembali bersekolah.
Jelang senja, benerapa keluarga memilih berjalan ke pantai untuk mencari udara yang lebih sejuk, bernyanyi bersama anak-anak, atau sekadar berbincang agar tidak larut dalam trauma perang. Direktur SMART 171, Dr. Maimon Herawati, mengatakan bahwa cerita-cerita sederhana seperti inilah yang sering luput dari perhatian dunia.
Di penghujung sesi, Sister Bashaer meminta seluruh peserta di Indonesia menyampaikan pesan untuk warga Gaza. Mewakili peserta, Dr. Maimon Herawati menyampaikan permohonan maaf karena merasa dunia, termasuk Indonesia, belum mampu menghentikan penderitaan mereka. Bu Maimon juga ingatkan kembali soal utang sejarah, betapa Palestina sangat peduli Indonesia bahkan sebelum kita merdeka. Ia berharap rasa ini terus hadir jadi pengingat dan penggerak.
Dalam sesi diskusi, peserta juga menanyakan bagaimana negara-negara Muslim dapat mengambil peran yang lebih besar terhadap Palestina. Menanggapi hal tersebut, Dr. Maimon menjelaskan bahwa dunia Islam sebenarnya memiliki modal geopolitik, ekonomi, dan diplomatik yang sangat besar. Sayangnya, belum mampu membangun kolaborasi strategis dari itu semua.
SMART Class merupakan program edukasi rutin SMART 171 yang menghadirkan akademisi, relawan kemanusiaan, hingga warga Palestina secara langsung sebagai narasumber. Melalui forum ini, masyarakat Indonesia diajak memahami isu Palestina bukan hanya dari sisi konflik, tetapi juga dari sisi kemanusiaan, sejarah, dan tanggung jawab moral yang menghubungkan kedua bangsa sejak awal kemerdekaan Indonesia.






