
KABUPATEN BEKASI, BeritaFakta.id – Penantian panjang keluarga Reni Shintara (41), perempuan berkebutuhan khusus asal Perumahan Taman Cikarang Indah 5 (TCI), Blok B3 Nomor 25, RT 034/RW 002, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya berujung haru.

Setelah hampir dua minggu tidak diketahui keberadaannya, Reni akhirnya ditemukan di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, dalam kondisi sedang tertidur di depan Kedai Boss Haji, sekitar Rumah Sakit Hermina Cileungsi.
Reni ditemukan oleh Mega Gusnita, istri Firmansyah yang merupakan rekan kerja kakak Reni, Topo Eko Kamesworo.
Saat ditemukan, Reni diketahui sedang tertidur di lokasi tersebut. Keberadaannya kemudian mendapat perhatian dari pihak Boss Haji yang berada di sekitar lokasi dan membantu memberikan perawatan serta perhatian kepada Reni.

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Reni diperkirakan telah berada di wilayah Cileungsi selama kurang lebih satu minggu sebelum akhirnya ditemukan oleh Mega Gusnita.
Mendapat kabar tersebut, Topo Eko Kamesworo langsung menuju Cileungsi untuk memastikan kondisi adiknya.
Pada Minggu, 20 September 2026 sekitar pukul 00.21 WIB, Topo akhirnya menjemput Reni secara langsung untuk dibawa pulang ke rumah dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Rasa haru dan lega tidak dapat disembunyikan Topo setelah pencarian panjang terhadap adiknya akhirnya membuahkan hasil.
“Alhamdulillah, Ya Allah, akhirnya adik saya berhasil ditemukan dan bisa berkumpul lagi bersama keluarga,” ujar Topo dengan suara lirih.
Sebelumnya, Reni dilaporkan hilang sejak Sabtu, 5 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Menurut keterangan ibu Reni, Pujiati (60), sebelum dinyatakan hilang, Reni sempat terlihat keluar rumah ketika dirinya hendak melaksanakan salat Zuhur.
Pujiati saat itu mengira Reni hanya hendak bermain atau berkunjung ke rumah tetangga. Namun, setelah selesai melaksanakan salat, Reni tidak kunjung kembali ke rumah.
Pujiati kemudian berusaha mencari keberadaan anaknya dengan menanyakan kepada sejumlah tetangga. Namun, tidak ada warga yang mengetahui keberadaan Reni.
Keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Topo Eko Kamesworo membuat laporan kehilangan di Polsek Cikarang Selatan pada Minggu, 6 September 2026.
Kekhawatiran keluarga semakin besar lantaran Reni merupakan penyandang disabilitas tunawicara sehingga tidak dapat berkomunikasi secara verbal.
Selama proses pencarian, Topo mengaku sangat khawatir dengan kondisi adiknya. Bahkan, ia mengambil waktu libur bekerja selama dua hari khusus untuk mencari keberadaan Reni.
“Saya sedih, adik saya hilang. Saya berusaha mencarinya sampai saya libur bekerja selama dua hari demi adik saya bisa ditemukan,” ungkap Topo.
Kini, penantian panjang keluarga akhirnya berakhir. Reni telah ditemukan dan dijemput sang kakak dari Cileungsi, Bogor, untuk kembali ke rumah.
Keluarga pun menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada masyarakat yang selama proses pencarian turut membantu memberikan informasi mengenai keberadaan Reni.
Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Mega Gusnita serta pihak Boss Haji yang telah menemukan, memberikan perhatian, dan membantu merawat Reni selama berada di wilayah Cileungsi.
Bagi keluarga, kepulangan Reni menjadi kabar yang sangat melegakan setelah hampir dua minggu mereka dihantui kekhawatiran dan terus berupaya mencari keberadaannya.
Haris Pranatha
Tidak ada komentar