
BREBES, Beritafakta.id – Desa Buaran, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes terus berupaya mengembangkan potensi desa melalui pengelolaan aset yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Salah satu potensi yang baru diwujudkan yakni melalui pembangunan waterpark di atas tanah kas desa.

Kehadiran objek wisata air tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Anggota DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono yang hadir dalam peresmian waterpark tersebut berharap keberadaan kolam renang itu dapat dikelola secara profesional melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehingga aset desa tersebut bisa menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Menurut Pamor, BUMDes memiliki peran penting dalam mengembangkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki desa. Pengelolaan waterpark di Desa Buaran diharapkan dapat menjadi salah satu unit usaha yang memberikan pemasukan bagi desa.

“Harapannya BUMDes bisa mengelola potensi yang ada dengan baik, sehingga nantinya bisa membantu meningkatkan PAD desa,” ujarnya, Minggu (27/9/2026).
Dia juga menilai, pemanfaatan tanah kas desa dalam kegiatan yang lebih prosuktif diharapkan dapat memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat maupun pemerintah desa.
Dengan pengelolaan yang baik, waterpark tidak hanya berpotensi mendatangkan pendapatan dari tiket masuk, tetapi juga dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
“Selain bisa membantu peningkatan PADes, adanya waterpark ini juga sebagai salah satu ajang silaturahmi warga dari beberapa desa di Jatibarang, khususnya warga Buaran,” terangnya.
Waterpark Dibangun di Tanah Kas Desa
Kepala Desa Buaran, Didik Setiyono disapa (Datuk) mengatakan, pembangunan waterpark dilakukan di atas tanah kas desa.
Pengembangan tersebut diharapkan menjadi salah satu potensi baru bagi Desa Buara dalam mengoptimalkan aset yang dimiliki.
“Waterpark ini dibangun di tanah kas desa. Harapannya bisa menjadi potensi untuk meningkatkan PAD desa,” kata Didik.
Menurutnya, keberadaan waterpark juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Buara.
Dengan adanya tempat wisata di desa, masyarakat tidak hanya menjadi pengunjung, tetapi juga dapat mengambil peluang ekonomi dari aktivitas yang muncul di sekitar lokasi.
Pengelolaan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting agar waterpark dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap desa.
BUMDes Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Pamor menambahkan, BUMDes jangan hanya dipandang sebagai lembaga yang menjalankan usaha desa, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Pamor juga menambahkan, pembangunan tersebut merupakan usulan atau aspirasi dari warga setempat. Di mana, Desa Buaran sendiri merupakan wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) dirinya saat Pileg lalu.
“Pembangunan waterpark ini merupakan aspirasi dari warga. Sehingga, lewat aspirasi saya di dewan alhamdulillah pembangunan ini bisa selesai dan diharapkan segera bisa dirasakan oleh masyarakat umum,” pungkasnya.
Dia mebambahkan, tidak hanya pembangunan waterpark, aspirasi dirinya di Desa Buaran juga diberikan untuk pembangunan masjid di desa setempat. Di mana, aspirasi dirinya untuk pembangunan waterpark dan masjid di Desa Buaran masing-masing mencapai Rp2,6 miliar lebih,” pungkasnya.
(rusmono)
Tidak ada komentar