Gudang Daging Ayam Impor di Batu Ampar Diduga Tak Miliki Izin Resmi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, beritafakta.id – Sebuah gudang penyimpanan daging ayam impor di kawasan Batu Ampar, Kota Batam, menjadi sorotan setelah diduga beroperasi tanpa izin resmi. Gudang tersebut tidak memasang papan nama perusahaan atau Tanda Daftar Gudang (TDG), yang seharusnya menjadi syarat legalitas operasional. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa gudang ini dimiliki oleh seorang pengusaha berinisial Anton.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, mengingat keberadaan gudang tanpa identitas resmi dapat mengindikasikan aktivitas ilegal. Sebelumnya, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri bersama tim gabungan pernah menyita 45 produk makanan tanpa izin edar dari sebuah gudang di Batu Ampar yang dimiliki oleh PT ATN. Produk-produk tersebut berasal dari Malaysia dan Singapura, dan tidak memiliki izin edar resmi dari BPOM.

Selain itu, BPOM Kepri juga pernah menyita 20 item pangan olahan impor ilegal dari sebuah gudang di kawasan pergudangan Union Blok A2 No 8, Batu Ampar. Produk-produk tersebut termasuk susu, permen, margarin, tepung, penyedap rasa, saus, dan rempah-rempah yang tidak memiliki izin edar.

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan, menegaskan bahwa produk pangan tanpa izin edar berisiko terhadap kesehatan karena belum melalui evaluasi mutu dan keamanan oleh BPOM. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dengan selalu memeriksa kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa produk sebelum membeli.

Menanggapi dugaan keberadaan gudang daging ayam impor tanpa izin di Batu Ampar, masyarakat berharap instansi terkait seperti BPOM, Bea Cukai, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam segera melakukan inspeksi dan penindakan. Langkah ini penting untuk memastikan keamanan pangan dan mencegah peredaran produk ilegal yang dapat merugikan konsumen.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai kepemilikan dan legalitas gudang tersebut. Namun, masyarakat berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk menertibkan aktivitas perdagangan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

Simon T

Berita Terkait

Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.
Ubah Paradigma RSUD Brebes dalam Pelayanan Pasien, Direktur Adhi : Keramahan Petugas Dedikasi Kami
Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadan, Karutan Batam Hadiri Buka Puasa Bersama Wali Kota Batam
Wakapolsek Pancoranmas Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Jami Nurul Yaqin Cipayung
Menjaga Malam Ramadan: Wakapolsek Pancoranmas Serukan Perang terhadap Tawuran dan Miras
Gerindra Banjarnegara Rayakan HUT ke-18, Tegaskan Komitmen Kawal Program Presiden dan Ekonomi Lokal
Ramadan 2026: SMSI Tangsel Gaspol Berbagi Takjil, Soliditas Makin Kuat
SDN 2 jlamprang Wonosobo Giat Mujahadah Bersama Guna Bahas Kemajuan Sekolah.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 21:31 WIB

Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.

Senin, 2 Maret 2026 - 14:47 WIB

Ubah Paradigma RSUD Brebes dalam Pelayanan Pasien, Direktur Adhi : Keramahan Petugas Dedikasi Kami

Senin, 2 Maret 2026 - 13:52 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadan, Karutan Batam Hadiri Buka Puasa Bersama Wali Kota Batam

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:54 WIB

Wakapolsek Pancoranmas Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Jami Nurul Yaqin Cipayung

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:38 WIB

Menjaga Malam Ramadan: Wakapolsek Pancoranmas Serukan Perang terhadap Tawuran dan Miras

Berita Terbaru

Berita

Bagikan 100 Bungkus Takjil untuk Masyarakat

Senin, 2 Mar 2026 - 22:42 WIB