Tangerang Selatan – beritafakta.id
Puluhan keluarga ahli waris Jilind Dul Hamid menggelar aksi demo damai di lahan sengketa yang berlokasi di kawasan Bintaro, tepatnya di area showroom mobil, pada Jumat pagi (3/10/2025).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pihak Jaya Real Property (JRP) yang dinilai belum menyelesaikan pembayaran atas tanah milik ahli waris selama bertahun-tahun.
Didampingi oleh kuasa hukum ahli waris, Guruh Pramono, S.H., para peserta aksi membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan mereka, antara lain “JRP Bayar Hak Kami atau Kami Duduki Lokasi” dan “Kami Ahli Waris Jilind Dul Hamid Hanya Minta Dibayar.”
Batas Tanah Sudah Ditetapkan Pengadilan
Dalam aksi tersebut turut hadir perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pihak Pengadilan, yang mendengarkan langsung sikap tegas para ahli waris. Kedua lembaga tersebut memastikan batas-batas lahan yang menjadi objek sengketa telah sesuai dengan dokumen resmi.
Menurut Guruh, pengadilan sebelumnya telah menetapkan batas-batas tanah sebagai berikut:
-
Sebelah Selatan berbatasan dengan area Titan
-
Sebelah Utara merupakan bekas area Bank Bali
-
Sebelah Barat berbatasan dengan jalan tol
-
Sebelah Timur merupakan area perkantoran dan bisnis
Guruh menegaskan, pihak ahli waris tidak mempermasalahkan keberadaan pihak lain selama batas-batas tersebut diakui sesuai keputusan pengadilan.
“Kami hanya ingin hak dari para ahli waris dibayarkan. Tanah ini memiliki luas lebih dari satu hektar, yakni sekitar 11.150 meter persegi, sebagaimana tercantum dalam dokumen resmi dan pernyataan para ahli waris,” ujarnya.
Desakan Pembayaran Segera
Kuasa hukum dan para ahli waris menilai lambatnya penyelesaian pembayaran tanah ini menunjukkan habisnya batas kesabaran mereka terhadap ketidakpastian dari pihak JRP.
“Sudah terlalu lama persoalan ini dibiarkan tanpa kejelasan. Kami berharap JRP segera menunaikan kewajiban sesuai hak para ahli waris,” tambah Guruh.
Aksi damai berjalan tertib, namun para ahli waris menegaskan bahwa mereka akan terus melanjutkan aksi serupa dan berencana menduduki lahan tersebut apabila tuntutan mereka tidak segera direalisasikan.
Penulis: Redaksi beritafakta.id (AMS)






