Kembangkan E-Learning bagi Tenaga Kesehatan, RSI Sultan Agung Gaet Predigti

Minggu, 16 Februari 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, beritafakta.id – Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Perhimpunan Kedokteran Digital Terintegrasi Indonesia (Predigti) untuk

mengembangkan platform pembelajaran daring (E-Learning) khusus bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis. Penandatanganan berlangsung pada Jumat (14/2/2025) di Aula Utama RSI Sultan Agung, Semarang.

Direktur Utama RSI Sultan Agung, dr. Agus Ujianto, M.Si.,Med.,Sp.B , menyatakan bahwa inisiatif ini menjadi jawaban atas tantangan dunia kesehatan di era digital. “Kami melihat kebutuhan tenaga medis untuk terus mengembangkan kompetensi. Dengan E-Learning, pelatihan dan seminar tidak

lagi terbatas ruang dan waktu, sehingga mempermudah peningkatan keterampilan,” ujarnya.

Sementara itu, Predigti yang diwakili oleh dr Putro S Muhammad dan Subhan sebagai Tim DTO Predigti, menekankan pentingnya integrasi digital dalam membangun sumber daya manusia yang

unggul di bidang kesehatan. “Kolaborasi ini menjadi langkah konkret bagi Predigti untuk mewujudkan sistem pembelajaran modern, efektif, dan mudah diakses. Kami ingin memastikan para tenaga medis dapat terus belajar tanpa harus meninggalkan layanan pasien,” jelasnya.

Pada acara tersebut, kedua belah pihak memaparkan rancangan kurikulum dan metode pembelajaran yang akan digunakan. Program E-Learning ini akan mencakup modul terkait

pengembangan kompetensi klinis, manajemen rumah sakit, serta pemutakhiran informasi medis terkini. Pengguna yang telah terdaftar akan mendapatkan akses ke forum diskusi, materi interaktif, dan sertifikat elektronik setelah menyelesaikan modul tertentu.

Kolaborasi RSI Sultan Agung dan Predigti diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan

kesehatan melalui peningkatan profesionalisme tenaga medis. “Harapannya, dengan kemudahan akses E-Learning, tenaga kesehatan dapat terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga pelayanan kepada masyarakat kian optimal,” tambah dr. Agus Ujianto

Kerja sama antara RSI Sultan Agung dan Predigti ini direncanakan akan berjalan dalam jangka panjang dengan pengembangan kurikulum baru secara berkala, pelatihan instruktur, serta monitoring dan evaluasi rutin untuk memastikan efektivitas dan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, pembaruan pengetahuan medis diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan merata di berbagai fasilitas kesehatan.(*)

Berita Terkait

Kompetensi Dokter Dalam Memanen Stem Cell Autologus dari Stromal Vascular Fraction (SVF) Melalui Minimal Aspirate Liposction dengan Anestesi Lokal
Rekonstruksi Biomolekuar Thaharah: Integrasi Prinsip Aseptik-Antiseptik, Dinamika Bedah, dan Ketahanan Seluler Terhadap Trauma dan Kontaminasi
Meta-Narasi Keharaman Babi: Skalpel Biomolekuler, Kanibalisme Seluler, dan Resolusi Studi Islam Kedokteran
Sinergi Transdisipliner pada Regulasi Imunologi Autoimun: Integrasi Imunologi Molekular, Biofisika Selular, dan Teologi Sains dalam Paradigma Advanced Holistic Medicine
Teori Hukum Otot Kaku (Ujianto’s Rigid Myofibril Law): Sinergi Bio-Fisika Selular, Integrasi Filosofi Transdisipliner, dan Manifestasi Ilmiah Futuristik Precision Medicine
Kidung Selular Makrokosmos–Mikrokosmos: Sinergi Bio-Elektrik, Kuantum Cahaya, dan Hukum Ujianto dalam Syariat Fitrah Autologus
Manunggalnya Khaliq dan Makhluk: Tafsir Sufistik atas Konsep Ujianto dan Arsitektur Milieu Intérieur
Menembus Batas Baru: Potensi Sinergi Terapi Endovaskular dan Kedokteran Regeneratif dalam Penanganan Disfungsi Ereksi
Berita ini 205 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:28 WIB

Kompetensi Dokter Dalam Memanen Stem Cell Autologus dari Stromal Vascular Fraction (SVF) Melalui Minimal Aspirate Liposction dengan Anestesi Lokal

Senin, 27 Juli 2026 - 08:23 WIB

Rekonstruksi Biomolekuar Thaharah: Integrasi Prinsip Aseptik-Antiseptik, Dinamika Bedah, dan Ketahanan Seluler Terhadap Trauma dan Kontaminasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:00 WIB

Meta-Narasi Keharaman Babi: Skalpel Biomolekuler, Kanibalisme Seluler, dan Resolusi Studi Islam Kedokteran

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:42 WIB

Sinergi Transdisipliner pada Regulasi Imunologi Autoimun: Integrasi Imunologi Molekular, Biofisika Selular, dan Teologi Sains dalam Paradigma Advanced Holistic Medicine

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:08 WIB

Teori Hukum Otot Kaku (Ujianto’s Rigid Myofibril Law): Sinergi Bio-Fisika Selular, Integrasi Filosofi Transdisipliner, dan Manifestasi Ilmiah Futuristik Precision Medicine

Berita Terbaru