Ketua Komite III DPD RI: Negara Wajib Lindungi Tenaga Medis dari Kekerasan

Minggu, 17 Agustus 2025 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kekerasan verbal dan intimidasi fisik yang dialami oleh tenaga medis, dr. Syahpri Putra Wangsa, Sp.PD-KGH, di RSUD Sekayu, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 12 Agustus 2025.

“Peristiwa ini sangat memprihatinkan karena bukan hanya melukai martabat pribadi seorang dokter, melainkan juga mencederai prinsip kemanusiaan serta menyalahi tata nilai dalam pelayanan kesehatan,” tegas Filep.

Ia menekankan bahwa negara wajib hadir memberikan perlindungan hukum dan rasa aman bagi tenaga medis yang sedang menjalankan tugas profesionalnya. Tindakan intimidasi, baik dalam bentuk verbal maupun fisik, merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai KUHP dan peraturan perundang-undangan lainnya. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menyampaikan kritik, saran, atau pengaduan terkait pelayanan rumah sakit melalui mekanisme resmi, bukan dengan jalan kekerasan.

Lebih lanjut, Filep mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan kekerasan. Ia juga mendorong Kementerian Kesehatan RI agar memperkuat program perlindungan tenaga medis melalui regulasi yang jelas serta memastikan setiap fasilitas kesehatan memiliki mekanisme penanganan konflik antara keluarga pasien dan tenaga medis.

Menurutnya, menjaga keselamatan tenaga medis berarti menjaga keselamatan pasien dan masyarakat luas. “Tanpa adanya perlindungan serta rasa aman bagi dokter dan tenaga kesehatan, pelayanan yang optimal bagi rakyat Indonesia tidak mungkin tercapai,” ujarnya.

Komite III DPD RI berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum dan jaminan perlindungan menyeluruh terhadap tenaga medis di seluruh Indonesia.

 

Berita Terkait

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
BNN Bongkar Jaringan Narkoba International WNA Rusia di Bali, Sita 7,8 Kg Hashis Asal Thailand
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Maturasi Bertahap Program MBG: Merajut Kesabaran Sistemik Menuju Kedaulatan Gizi, Persatuan Bangsa, dan Kemakmuran Petani
Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Optimalkan Perangkat ETLE Yang Dimiliki, Baik ETLE Statis, ETLE Mobile Handheld, Maupun ETLE Drone Patrol Presisi
Indarto Kusnohadi, Jabat Dan Poltekad
Dikenal Low Profil Indarto Kusnohadi di Lantik Jadi DanPoltekad
Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:10 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:10 WIB

BNN Bongkar Jaringan Narkoba International WNA Rusia di Bali, Sita 7,8 Kg Hashis Asal Thailand

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:43 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:23 WIB

Maturasi Bertahap Program MBG: Merajut Kesabaran Sistemik Menuju Kedaulatan Gizi, Persatuan Bangsa, dan Kemakmuran Petani

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02 WIB

Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Optimalkan Perangkat ETLE Yang Dimiliki, Baik ETLE Statis, ETLE Mobile Handheld, Maupun ETLE Drone Patrol Presisi

Berita Terbaru

SPORT

Prancis Buka Grup I Dengan Kemenangan 3-1 Atas Senegal

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:51 WIB