DPRD Mandailing Natal Diguyur Sindiran, Rakyat Hadiahkan Korek Kuping dan Nasi Bungkus

Senin, 8 September 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​PANYABUNGAN, Beritafakta.id – Gedung DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi saksi bisu aksi unjuk rasa yang tak biasa pada Senin (8/9/2025). Ratusan massa, yang terdiri dari ibu-ibu, mahasiswa, dan elemen masyarakat, menggelar aksi dengan pendekatan satir yang menusuk. Mereka menyindir para wakil rakyat yang dianggap tak lagi punya telinga untuk mendengar suara rakyat. Dalam aksinya, massa membagikan korek kuping dan nasi bungkus sebagai simbol sindiran pedas.

​Pemandangan unik terlihat saat para pengunjuk rasa membawa korek kuping dalam jumlah banyak. Benda kecil ini bukan sekadar alat, melainkan pesan simbolis yang kuat.

“Kami sengaja bawa korek kuping. Telinga mereka sudah terlalu kotor, terlalu tersumbat, makanya suara kami tidak pernah sampai,” ujar salah seorang orator di atas mobil komando.

Pernyataan itu disambut sorak sorai dan tepuk tangan massa.
​Menurut salah satu koordinator aksi, Maya (25), mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Madina (AMM), aksi ini adalah wujud frustrasi masyarakat.

“Sudah berapa kali kami datang dengan aspirasi, tapi selalu saja mental. Ini bukan lagi soal komunikasi yang putus, tapi memang telinga mereka yang tidak mau mendengar. Kami harap korek kuping ini bisa jadi pengingat, bahwa tugas utama mereka adalah mendengarkan dan melayani rakyat,” tegasnya saat diwawancarai.

​Isu tentang unjuk rasa yang dibayar dengan “nasi bungkus” adalah stigma yang kerap dilemparkan untuk merendahkan perjuangan rakyat. Namun, massa aksi kali ini membalikkan narasi tersebut. Mereka justru membagikan nasi bungkus kepada para anggota DPRD.

“Jangan kira kami demo karena dibayar nasi bungkus! Kami malah yang kasih nasi bungkus, biar mereka tahu bahwa kami berjuang dari hati nurani, bukan karena iming-iming murahan,” kata salah satu ibu-ibu paruh baya yang ikut dalam aksi.

​Nasi bungkus tersebut diserahkan langsung kepada aparat keamanan untuk diteruskan ke dalam gedung DPRD. Aksi ini menjadi pukulan telak bagi mereka yang sering mencurigai setiap gerakan rakyat sebagai motif ekonomi.

​Meskipun penuh dengan sindiran, aksi ini tidak berjalan tanpa hambatan. Sempat terjadi adu mulut antara massa dan aparat keamanan saat mobil komando dilarang masuk ke halaman kantor DPRD. Ketegangan kembali memuncak saat massa membakar ban di depan gerbang, memicu aksi saling dorong yang tak terhindarkan.

Meski begitu, fokus massa tetap pada tuntutan utama mereka, yaitu agar DPRD dan Bupati Mandailing Natal lebih berpihak kepada rakyat, khususnya para pedagang kecil.

​Aksi ini meninggalkan kesan mendalam dan pesan satir yang tajam bagi para pejabat di Madina. Rakyat tidak butuh janji manis, tapi telinga yang mau mendengar dan hati yang tulus untuk bekerja.
(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Doa Bersama Lintas Agama Warnai HUT Bhayangkara ke-80 di Kendal, Kapolres Singgung Pentingnya Stabilitas
Tolak Operasional Tempat Hiburan Malam, Warga Kecamatan Margadana Gelar Aksi ke DPRD Kota Tegal
Kelurahan Parigi gelar Gema Muharrom 1448H, Lurah Edi : “Bisa sedekah lewat layanan Q-Ris”
Dinkes Brebes Dorong Ibu Hamil Miliki BPJS Aktif Sejak Trimester Pertama
Hadiri Rapat Anev Triwulan II, Karutan Batam Paparkan Capaian Kinerja dan Inovasi Layanan
Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana
16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot
Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:33 WIB

Doa Bersama Lintas Agama Warnai HUT Bhayangkara ke-80 di Kendal, Kapolres Singgung Pentingnya Stabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:11 WIB

Tolak Operasional Tempat Hiburan Malam, Warga Kecamatan Margadana Gelar Aksi ke DPRD Kota Tegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:23 WIB

Kelurahan Parigi gelar Gema Muharrom 1448H, Lurah Edi : “Bisa sedekah lewat layanan Q-Ris”

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:56 WIB

Dinkes Brebes Dorong Ibu Hamil Miliki BPJS Aktif Sejak Trimester Pertama

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:15 WIB

Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana

Berita Terbaru