Teras KPT Brebes Ambruk, Kontraktor Disorot, Netizen Geruduk Akun Instagram Mantan Bupati

Senin, 22 September 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Teras depan Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes ambruk pada Minggu (21/9/2025) pukul 11.30 WIB, melukai dua pekerja yang tengah melakukan perbaikan. Kedua korban segera dilarikan ke RSUD Brebes untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden ini memantik gelombang kritik publik, baik di lapangan maupun di media sosial. Akun Instagram mantan Bupati Brebes, Idza Priyanti, dibanjiri komentar warganet yang mempertanyakan tanggung jawab atas proyek strategis tersebut. Beberapa netizen bahkan menandai akun pejabat dan lembaga negara, menuntut audit dan penelusuran dugaan kelalaian.

Gedung KPT Brebes dibangun pada 2021–2022 dengan skema Kemitraan Usaha Bersama (KSO) antara PT Istaka Karya (Persero) dan PT Chimarder 777, bernilai kontrak Rp110,7 miliar. Gedung ini diresmikan Idza Priyanti pada 31 Agustus 2022. Sejak 2023, gedung mulai menunjukkan kerusakan, mulai dari penurunan tanah, plafon teras jebol saat hujan deras, hingga robohnya kanopi baja di area drop-off kali ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Brebes, Sutaryono, menegaskan bahwa kerusakan tidak memengaruhi struktur utama gedung.

“Gedung utama tetap aman secara struktural. Yang ambruk adalah kanopi baja di area pemberhentian,” jelasnya.

Namun, rekam jejak kontraktor pelaksana memicu kecurigaan publik. PT Istaka Karya diputus pailit pada 2022 dan dibubarkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2023. Sementara itu, Direktur PT Chimarder 777, Martono, divonis 4 tahun 6 bulan penjara pada Agustus 2025 terkait kasus suap proyek di Pemkot Semarang.

PT Chimarder 777 sebelumnya juga menangani pembangunan RSUD Ketanggungan bersama PT Chiko Karya, proyek bernilai Rp58,5 miliar dari APBD Brebes 2020. Publik kini mempertanyakan kualitas pengawasan serta validitas Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang diterbitkan saat peresmian.

“Apakah SLF hanya formalitas? Apakah pengawasan hanya administratif?” tulis seorang warganet.

Hingga berita ini diterbitkan, Idza Priyanti maupun pihak konsultan manajemen konstruksi (KSO PT Andaru Koncer Jagad – PT Electro Engineering Consultant – PT Adjisaka Konsultan Teknik) belum memberikan pernyataan resmi. Sementara itu, desakan agar insiden ini diusut tuntas terus menggema di berbagai platform media sosial.

Berita Terkait

Doa Bersama Lintas Agama Warnai HUT Bhayangkara ke-80 di Kendal, Kapolres Singgung Pentingnya Stabilitas
Tolak Operasional Tempat Hiburan Malam, Warga Kecamatan Margadana Gelar Aksi ke DPRD Kota Tegal
Kelurahan Parigi gelar Gema Muharrom 1448H, Lurah Edi : “Bisa sedekah lewat layanan Q-Ris”
Dinkes Brebes Dorong Ibu Hamil Miliki BPJS Aktif Sejak Trimester Pertama
Hadiri Rapat Anev Triwulan II, Karutan Batam Paparkan Capaian Kinerja dan Inovasi Layanan
Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana
16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot
Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:33 WIB

Doa Bersama Lintas Agama Warnai HUT Bhayangkara ke-80 di Kendal, Kapolres Singgung Pentingnya Stabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:11 WIB

Tolak Operasional Tempat Hiburan Malam, Warga Kecamatan Margadana Gelar Aksi ke DPRD Kota Tegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:23 WIB

Kelurahan Parigi gelar Gema Muharrom 1448H, Lurah Edi : “Bisa sedekah lewat layanan Q-Ris”

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:56 WIB

Dinkes Brebes Dorong Ibu Hamil Miliki BPJS Aktif Sejak Trimester Pertama

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:15 WIB

Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana

Berita Terbaru