Zuli Zulkipli, S.H Kritik DPRD Kabupaten Bekasi: Jangan Kontradiktif Soal PAD

Rabu, 1 Oktober 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Keputusan DPRD Kabupaten Bekasi yang mendesak pemerintah daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun pada saat bersamaan menyetujui penurunan target PAD dalam Perubahan APBD 2025, menuai sorotan tajam.

Tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ARJUNA, Zuli Zulkipli, S.H., menilai langkah DPRD tersebut tidak konsisten dan justru melemahkan fungsi pengawasan.

“DPRD Kabupaten Bekasi jangan jadi banci. Di satu sisi mendukung peningkatan PAD, tetapi di sisi lain mereka menerima PAD turun. Ini kontradiktif dan membingungkan publik,” tegas Zuli Zulkipli, S.H kepada wartawan, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, DPRD seharusnya tidak sekadar menjustifikasi keputusan pemerintah daerah maupun dinas penghasil PAD. Penurunan target PAD, kata dia, harus menjadi bahan investigasi mendalam, bukan justru dibiarkan.

“Kami menuntut DPRD sebagai lembaga pengawasan untuk tahu kenapa PAD menurun. Selidiki ada apa, bukan malah membenarkan dinas penghasil PAD. Kalau DPRD diam, ini bisa menimbulkan kecurigaan adanya ketidakberesan,” ujarnya.

Zuli Zulkipli, S.H menegaskan, ketegasan DPRD sangat menentukan arah kebijakan daerah. Jika lembaga legislatif tidak berperan maksimal, upaya masyarakat mendorong kemandirian fiskal Kabupaten Bekasi akan melemah.

“Kalau benar ingin Bekasi mandiri secara keuangan, DPRD harus berdiri di depan memastikan potensi PAD tergali maksimal. Jangan hanya lantang di forum paripurna, tapi di lapangan malah kompromi,” tambahnya.

Sebagai pengamat kebijakan publik, Zuli Zulkipli, S.H menilai DPRD masih memiliki kesempatan memperbaiki sikap. Ia mendorong adanya transparansi, evaluasi menyeluruh, dan audit terbuka terhadap dinas-dinas penghasil PAD.

“Publik butuh bukti nyata, bukan sekadar wacana. DPRD jangan bermain dua kaki, karena rakyat bisa menilai siapa yang benar-benar berpihak pada kepentingan daerah,” pungkasnya.

Penulis: Haris Pranatha

Berita Terkait

Siap Gerakkan PAC PDIP Tanjung Raih 4 Kursi Pemilu 2029 di Dapil 5, Darim Sangat Optimis
Shintya Sandra Kusuma Dorong Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Gen Z Diajak Jadi Pemilih Cerdas
DPC PDI P Brebes Gelar Pendidikan Politik, Cahrudin: Membangun Soliditas Jelang Kontestasi Politik 2029
Solid Jaga Kamtibmas, TNI, Polri, dan Kejaksaan Kendal Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama
Bukan Sekadar Buah, Durian Lokal Banjarnegara Kini Jadi Produk “Limited Edition”
Terapkan Teknologi Pertanian Modern, Sasar Hasil Hingga 12 Ton Per Hektare
Mayoritas PAC Demokrat Brebes Konsisten Dukung Asrofi di Muscab IV, Serukan Besarkan Partai
KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo, Bawa Dua Koper Hitam
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:27 WIB

Siap Gerakkan PAC PDIP Tanjung Raih 4 Kursi Pemilu 2029 di Dapil 5, Darim Sangat Optimis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:23 WIB

Shintya Sandra Kusuma Dorong Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Gen Z Diajak Jadi Pemilih Cerdas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:14 WIB

DPC PDI P Brebes Gelar Pendidikan Politik, Cahrudin: Membangun Soliditas Jelang Kontestasi Politik 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:53 WIB

Solid Jaga Kamtibmas, TNI, Polri, dan Kejaksaan Kendal Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:01 WIB

Bukan Sekadar Buah, Durian Lokal Banjarnegara Kini Jadi Produk “Limited Edition”

Berita Terbaru