Jakarta – 21 November 2025
Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Latihan Komando Gabungan (Kogab) Terintegrasi Tahun 2025 dengan skala terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Total lebih dari 68 ribu prajurit dari matra Darat, Laut, dan Udara diterjunkan di dua kawasan strategis: Bangka Belitung dan Morowali.

Latihan yang berlangsung sejak 19 November itu menekankan peningkatan kemampuan
tempur gabungan dan pengamanan aset strategis nasional, mulai dari wilayah pertambangan timah hingga jalur udara dan laut vital.
Di Bangka Belitung, TNI menggelar simulasi OMSP untuk menindak kegiatan ilegal di laut dan darat, termasuk operasi lintas udara melalui penerjunan malam oleh KDOL. Sementara itu, latihan di Morowali berfokus pada perlindungan Obvitnas seperti Bandara IMIP serta jalur ALKI II dan III melalui operasi force down oleh Sukhoi dan patroli laut oleh unsur KRI.
Kegiatan strategis ini dipantau langsung oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta sejumlah pejabat tinggi negara.






