ACEH – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan upaya perbaikan darurat di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, menyampaikan bahwa tim lapangan bekerja tanpa henti untuk memulihkan akses yang terputus.
“Penanganan darurat kami lakukan secepat mungkin agar akses jalan dan jembatan vital segera pulih demi mobilitas warga dan distribusi logistik,” kata Heri.
Saat ini BPJN Aceh bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah melakukan sejumlah langkah utama, meliputi:
-
pembersihan material longsor,
-
normalisasi saluran drainase,
-
penanganan titik rawan,
-
memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur utama.
Penanganan berlangsung di sejumlah titik prioritas, termasuk Aceh Tenggara, Pidie Jaya, dan Aceh Barat, dengan dukungan alat berat tambahan sesuai usulan BPBD kabupaten/kota.
Kegiatan dilakukan menyusul instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penanganan cepat dan menyeluruh dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.






