Jakarta, Beritafakta.id — Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa program transmigrasi merupakan strategi pembangunan nasional yang memiliki peran besar dalam menjaga kedaulatan negara hingga pemerataan ekonomi. Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Sekolah Pimpinan PB HMI 2025 yang berlangsung di TMII, Jakarta, Selasa (3/12).
Di hadapan para Ketua Umum Cabang dan Badko HMI, Viva Yoga memaparkan empat amanat Presiden Prabowo Subianto terkait arah pembangunan transmigrasi. “Transmigrasi bukan hanya program, tetapi strategi nasional untuk menjaga NKRI dan mendistribusikan kesejahteraan,” tegasnya.
Empat amanat dimaksud meliputi: menjaga keutuhan NKRI melalui persebaran penduduk di wilayah terluar; mengentaskan kemiskinan melalui reforma agraria; membangun swasembada pangan lewat sentra produksi di kawasan transmigrasi; serta melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Viva Yoga menegaskan bahwa transmigrasi secara historis telah terbukti membentuk 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten, hingga 3 provinsi baru. Pemerintah kini melanjutkannya dengan program unggulan 5T: Trans Tuntas, Trans Gotong Royong, Trans Karya Nusa, Trans Patriot, dan Trans Lokal.
“Kini ada 50 kabupaten yang ingin kawasan transmigrasi dibangun di wilayahnya. Ini bukti transmigrasi masih sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (ARW)






