Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, Beritafakta.id – Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Mandailing Natal menyoroti dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (12/12/2025).

Dugaan aktivitas PETI tersebut disebut kembali mengarah ke lahan milik Haji Daud. Warga mengaku resah karena adanya pihak-pihak yang diduga terlibat dan dinilai bersikap arogan serta intimidatif saat masyarakat menyampaikan penolakan.

Bendahara Satma AMPI Madina, Muhammad Saleh, menyatakan bahwa laporan dari warga menunjukkan adanya dugaan upaya masuknya kembali aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut. Menurutnya, tindakan tersebut merugikan pemilik lahan, meresahkan masyarakat, dan berpotensi merusak lingkungan.

“Kami meminta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk memeriksa dugaan PETI di Rantobi dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat,” ujar Muhammad Saleh.

Satma AMPI Madina juga mendesak agar lahan milik Haji Daud diamankan serta segala bentuk intimidasi terhadap warga dihentikan. Mereka menegaskan penolakan terhadap aktivitas PETI dan meminta tidak ada pembiaran terhadap tambang ilegal di Mandailing Natal.

Satma AMPI Madina menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan di wilayah Mandailing Natal. (Magrifatulloh)

Berita Terkait

16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot
Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri
Polres Brebes Gelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Laut dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Nilah, Calon Ibu dari Kubangjati Kini Lebih Siap Menjalani Kehamilan Berkat Program CSR
Ini Dia Pengakuan Taufik Hidayat: Mabuk dan Cekcok Jadi Pemicu Penyekapan serta Penganiayaan Kekasih
Pencairan Uang Tabungan Molor, Puluhan Wali Murid Geruduk SDN 2 Brebes
Semarak kegiatan warga di Kelurahan Kunciran Jaya Pinang, Lurah Markasan, SH : “Mari bersama kita jaga diri dan lingkungan”
Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Ungkap Peredaran Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Pengedar Diamankan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:34 WIB

16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32 WIB

Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Brebes Gelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Laut dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:28 WIB

Nilah, Calon Ibu dari Kubangjati Kini Lebih Siap Menjalani Kehamilan Berkat Program CSR

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:31 WIB

Ini Dia Pengakuan Taufik Hidayat: Mabuk dan Cekcok Jadi Pemicu Penyekapan serta Penganiayaan Kekasih

Berita Terbaru

SPORT

Tim Voli Indonesia ke Semifinal Princess Cup 2026

Rabu, 24 Jun 2026 - 18:30 WIB