TANGERANG SELATAN, beritafakta.id – Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, memperketat pengawasan terhadap seluruh proses penyediaan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kasus keracunan makanan yang sebelumnya dilaporkan terjadi di sejumlah daerah. Pengawasan mulai dilakukan sejak bahan makanan diterima hingga makanan siap didistribusikan kepada penerima manfaat.
Saat ditemui awak media beritafakta.id di SPBG wilayah Cilenggang, Gun selaku pengawas mengatakan pihaknya bersama konsultan gizi secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap bahan pangan dan menu yang akan digunakan.
“Kami bersama konsultan gizi selalu melakukan pengawasan secara cermat terhadap bahan dan menu MBG yang masuk. Saat bahan tiba, kami periksa terlebih dahulu kondisinya, mulai dari sayuran, bumbu, hingga bahan makanan lainnya, untuk memastikan masih layak dan aman digunakan,” ujar Gun.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pengelola dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah sekaligus memastikan makanan yang diberikan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan dan gizi.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, kondisi SPBG Cilenggang tampak bersih dan tertata. Sejumlah petugas terlihat menjalankan aktivitas dengan sigap dalam mempersiapkan kebutuhan makanan untuk penerima manfaat.
Gun mengatakan pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap bahan makanan, tetapi juga mencakup kebersihan peralatan, kualitas air, serta kondisi kesehatan para pekerja.
“Saya bersama konsultan gizi berada di sini selama bertugas. Kami tidak hanya mengontrol kondisi bahan yang masuk, tetapi juga peralatan, air, serta kondisi kesehatan pegawai. Kalau ada pegawai yang sakit atau memiliki keluhan kesehatan, tentu harus menjadi perhatian agar tidak mengganggu keamanan dan kualitas makanan,” jelasnya.
SPBG Cilenggang saat ini melayani kebutuhan makanan bergizi bagi sejumlah sekolah negeri serta posyandu di wilayah Cilenggang dan sekitarnya.
Gun menegaskan bahwa kesehatan, kebersihan, dan kualitas gizi menjadi perhatian utama dalam setiap proses penyediaan makanan.
“Menu yang sehat dan bergizi merupakan prinsip kami. Kepercayaan yang diberikan pemerintah untuk menyediakan makanan bagi masyarakat, khususnya para pelajar, harus dijaga dengan mengedepankan mutu dan kualitas,” katanya.
Ia berharap pengawasan yang dilakukan secara konsisten dapat mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan sekaligus mendukung keberhasilan program MBG.
“Kami berharap kejadian seperti yang terjadi di beberapa daerah tidak terulang lagi. Semoga program ini dapat terus berjalan dengan baik untuk mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan maju,” pungkas Gun.
(Red/AMS)
Tidak ada komentar