Jakarta – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) berencana meningkatkan kapasitas pendamping desa melalui pelatihan bersama unsur militer, termasuk Kopassus.
Rencana ini disampaikan Mendes PDT Yandri Susanto usai bertemu Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi di Jakarta Timur, Selasa (23/12/2025).
Menurut Yandri, pelatihan tersebut bertujuan membentuk pendamping desa yang lebih disiplin, tepat waktu, dan taat aturan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan Bela Negara.
“Pendamping desa ini garda terdepan kami. Maka perlu ditempa agar lebih militan dan profesional,” kata Yandri.
Ia menambahkan, pendamping desa memegang peran strategis sebagai fasilitator, komunikator, dan penghubung antara pemerintah dan masyarakat desa. Dengan pembekalan ala Kopassus, diharapkan pendamping desa semakin mudah diterima oleh masyarakat.
Pelatihan ini direncanakan akan digelar awal tahun atau pasca Lebaran 2026.






