Diguyur Hujan Deras Alun-alun Brebes dan Kawasan Perkotaan Banjir, Pedagang Tutup Lapak – Motor Mogok

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Kawasan alun-alun Brebes, terendam banjir pasca hujan deras. Para pedagang pilih tutup lapak karena ketinggian air hingga mencapai 40 cm.

Hujan lebat sejak Kamis (25/12) sore pukul 17.00 WIB menyebabkan terjadinya genangan air di sejumlah titik. Terpantau, banjir terjadi di kawasan alun alun dan sekitanya. Hal sama juga terjadi di beberapa jalan di Kelurahan Pasarbatang Brebes.

Di kawasan alun-alun, ketinggian air mencapai 40 cm. Para pedagang kaki lima pilih tutup lapak karena terendam air.

Kusmanto (52) pedagan minuman dan makanan mengatakan, tidak lama buka warung, terjadi hujan dan banjir sehingga langsung tutup lebih awal. Di lapak milik Kusmanto, ketinggian air cukup dalam mencapai lutut.

“Mending tutup, banjir gini ga ada yang mampir,” ujarnya, Kamis petang.

Warga menduga banjir terjadi akibat buruknya sistem drainase di sekitar kawasan alun-alun. Saluran air yang tersumbat sampah serta kapasitas drainase yang tidak memadai menjadi penyebabnya.

Selain mengganggu aktivitas perdagangan, genangan air juga menyebabkan lalu lintas di sekitar alun-alun menjadi tersendat. Tidak sedikit sepeda motor yang mogok saat mencoba menerabas banjir. Mereka pun harus mendorong motor untuk melewati banjir.

“Di alun-alun banjir cukup dalam, motor sampai mogok kemasukan air,” kata Yudi, pemotor asal Wanasari.

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Brebes, Muhamad Idrus menyebut, sejak dua minggu lalu, seluruh saluran drainase sudah dikuras sebagai persiapan jika terjadi hujan lebat agar tidak banjir. Namun karena curah hujan ini sangat deras sehingga saluran drainase tidak bisa menampung air hujan.

“Memang hujan kali ini sangat deras sampai drainase tidak bisa menampungnya. Padahal baru kemarin kami kuras,” ungkap Idrus.

Untuk membantu air cepat surut, lanjit Idrus ada enam pompa air kapasitas besar yang dioperasikan. Nantinya air akan didorong ke Sungai Pemali dengan pompa ini.

“Mudah-mudahan banjir tidak lama. Kita punya pompa yang beroperasi untuk menyedot air ke sungai,” pungkasnya. (Rusmono)

Berita Terkait

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes

Kamis, 30 April 2026 - 09:12 WIB

Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Berita Terbaru