Kader PDIP Kecewa, DPP PDIP Menetapkan Cahrudin Sebagai Ketua DPC PDIP Brebes 

Senin, 29 Desember 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Brebes, Beritafakta.id – Penetapan Cahrudin sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes periode 2025–2030 memicu kontroversi besar. Indra Kusuma yang digadang kuat dengan dukungan seluruh PAC justru disabotase dalam proses penjaringan. Namanya tersingkir dari rekomendasi akhir, sementara Cahrudin yang tidak pernah diusulkan PAC maupun DPC tiba-tiba ditetapkan oleh DPP. Keputusan itu membuat banyak kader di Brebes meradang. Mereka menilai proses penjaringan hanya formalitas belaka, sementara keputusan politik sudah dikunci dari atas.

“Penetapan Cahrudin seperti sulapan. Nama itu tidak ada dalam usulan resmi PAC maupun DPC. Penetapan di luar proses jelas membuat kader kecewa,” kata Kismanto, kader PDIP Brebes. Kekecewaan semakin kuat karena dukungan dari 17 PAC untuk Indra dianggap tidak dihargai.

“Suara PAC diabaikan, proses penjaringan hanya sandiwara. Kalau aspirasi kader tidak dihargai, bagaimana publik bisa percaya pada komitmen PDIP terhadap rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan sabotase terhadap Indra bisa membuat konsolidasi partai sulit dilakukan. “Kader di bawah bisa apatis, bahkan berbalik arah. Jangan kaget kalau suara PDIP di Brebes merosot tajam,” katanya.

Penunjukan Cahrudin juga menimbulkan tanda tanya karena rekam jejaknya dianggap problematis. Pada Pilkada Brebes 2024, ia disebut berada di barisan pejuang kotak kosong, bukan mendukung calon bupati yang direkomendasikan PDIP.

“Bagaimana mungkin seorang yang pernah melawan rekomendasi partai kini ditunjuk memimpin DPC. Ini mencederai demokrasi internal dan menimbulkan pertanyaan serius soal loyalitas,” kata Kismanto.

Meski Cahrudin dikenal sebagai politisi senior dengan pengalaman panjang di DPRD Brebes, legitimasi kepemimpinannya kini dipertanyakan.

“Hal ini tidak bisa menutup fakta bahwa internal runtuh, dan ke depan dampaknya bisa langsung terasa pada perolehan suara PDIP di Brebes,” ujarnya.

Kismanto juga mempertanyakan dokumen 13.31/KPTS/DPP/XII/2025 yang menjadi dasar penetapan Cahrudin.

“Tokoh pembangkang yang dulu melawan rekomendasi partai, sekarang justru direkom DPP jadi ketua DPC. Wah… wibawa partai dikemanakan,” ucapnya.

Kontroversi ini diprediksi terus bergulir. Indra Kusuma akhirnya angkat bicara dengan sikap legowo, meski namanya disabotase dari rekomendasi akhir.

“Legowo aja, ke depan tugas partai semakin berat dengan keadaan politik nasional yang semakin kompetitif dan sangat berpengaruh sampai di daerah,” ungkapnya. (Rusmono)

Berita Terkait

Diduga Salah Sasaran, Dua Remaja Jadi Korban Pengeroyokan dan Motor Dirampas di Klari Karawang
Pansus VI DPRD Indramayu Matangkan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Dorong Optimalisasi PAD
Kelurahan Cempaka Putih Gelar Festival Budaya 2026, Mengusung Harmoni Budaya, Cempaka Putih Berdaya
10 Truk Koperasi Merah Putih Dilepas dari Kodim Brebes, Dorong Ekonomi Desa Lebih Maju
Anggaran APBD DPKP Brebes 2025 Banyak Tersedot Untuk Rapat Makan dan Minuman, Kadis DPKP: Jelaskan Ini Program Utamanya
Dolar Naik, Bengkel Tambal Ban Ikut Tertekan, Endang: “Belanja Pusing, Jualnya Bingung”
Polres Brebes Tegaskan, Laporan Kasus Kekerasan Seksual Ditindaklanjuti Sesuai Prosedur
Masyaa Allah, Wisuda Purna SPM Ula I’daad Shigor Daarul Qur’an Angkatan ke-15 Berlangsung Khidmat
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:51 WIB

Diduga Salah Sasaran, Dua Remaja Jadi Korban Pengeroyokan dan Motor Dirampas di Klari Karawang

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:49 WIB

Pansus VI DPRD Indramayu Matangkan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Dorong Optimalisasi PAD

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:54 WIB

10 Truk Koperasi Merah Putih Dilepas dari Kodim Brebes, Dorong Ekonomi Desa Lebih Maju

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:47 WIB

Anggaran APBD DPKP Brebes 2025 Banyak Tersedot Untuk Rapat Makan dan Minuman, Kadis DPKP: Jelaskan Ini Program Utamanya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:02 WIB

Dolar Naik, Bengkel Tambal Ban Ikut Tertekan, Endang: “Belanja Pusing, Jualnya Bingung”

Berita Terbaru

Umum

Kpercayaan Masyarakat Kembali di Pertanyakan

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:15 WIB