x

Pasca Dilantik, Kadis DPKP Brebes Hendri Adi Komara Fokuskan Program Tiga Pilar Ketahanan Pangan

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Feb 2026 15:54 0 redaksi

BREBES — Usai resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes, Hendri Adi Komara, S.Pt., M.Pt., langsung tancap gas menjalankan program prioritas untuk memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan strategis Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, dalam memperkuat kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

Hendri yang dilantik pada awal Februari 2026 menegaskan komitmennya untuk segera melakukan akselerasi kebijakan pro-petani melalui tiga pilar utama pembangunan sektor agrikultur di Brebes.

1. Menjaga Stabilitas Harga Bawang Merah

Sebagai salah satu sentra bawang merah nasional, Brebes sangat bergantung pada komoditas ini. Oleh karena itu, DPKP memprioritaskan stabilisasi harga di tingkat petani agar tidak anjlok saat panen raya.

DPKP akan memperkuat sinergi dengan Bulog dan pelaku pasar melalui skema offtaker, serta mengoptimalkan sistem resi gudang guna menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga.

2. Pengamanan Distribusi Pupuk Bersubsidi

Pilar kedua adalah penguatan pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Hendri menegaskan pentingnya validasi data petani agar penyaluran pupuk tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan di tingkat kios resmi.

“Sistem pendataan petani akan terus diperbarui. Ini penting supaya pupuk benar-benar diterima petani yang berhak dan produksi pertanian tidak terganggu,” jelasnya.

3. Peningkatan Kesejahteraan Petani

DPKP juga menyiapkan berbagai program inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan petani, tidak hanya melalui bantuan sarana produksi, tetapi juga peningkatan nilai tambah hasil pertanian.

Program tersebut meliputi pelatihan pengolahan pascapanen, kemudahan akses permodalan, serta pengembangan pertanian berkelanjutan berbasis teknologi.

“Sesuai arahan Ibu Bupati, birokrasi harus hadir memberikan solusi nyata. Kami tidak ingin petani hanya bekerja keras, tetapi juga harus sejahtera. Fokus kami adalah memastikan input pertanian aman dan harga jual tetap menguntungkan,” ujar Hendri kepada awak media, Senin (9/2/2026), di Aula DPKP Brebes.

Selain sektor pertanian, Hendri juga menaruh perhatian pada kesejahteraan nelayan. Menurutnya, masyarakat Brebes tidak hanya bergantung pada sektor darat, tetapi juga sektor kelautan yang memiliki potensi besar.

“Brebes memiliki wilayah laut yang luas dan banyak nelayan. Mereka juga harus menjadi bagian dari program kesejahteraan yang kami dorong,” tambahnya.

Langkah cepat ini diharapkan mampu mengembalikan marwah Kabupaten Brebes sebagai lumbung pangan nasional yang tidak hanya produktif secara kuantitas, tetapi juga adil dan menyejahterakan pelaku utamanya.

Red : Jateng

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x