Satma AMPI Madina Tantang Aparat Bongkar Dugaan PETI Kota Nopan, Jangan Ada Tebang Pilih Penegakan Hukum.

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, Beritafakta.id- Dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kota Nopan kembali menjadi sorotan tajam publik. Satma AMPI Kabupaten Mandailing Natal menantang aparat penegak hukum untuk membuktikan komitmen pemberantasan tambang emas ilegal tanpa tebang pilih.

Sorotan ini muncul setelah tim gabungan TNI-Polri menertibkan aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal dan Kecamatan Lingga Bayu pada Rabu (4/3/2026) dini hari. Langkah tersebut diapresiasi sebagai bentuk kehadiran negara, namun dinilai belum menyentuh seluruh titik yang diduga bermasalah.

Bendahara Satma AMPI Madina, Muhammad Saleh, menyatakan penegakan hukum harus konsisten dan menyeluruh. Ia menegaskan, jika dugaan aktivitas PETI di Kota Nopan benar, maka aparat wajib turun langsung melakukan pengecekan lapangan dan membuka hasilnya kepada publik.

“Kami mendukung penuh penindakan PETI di Batang Natal dan Lingga Bayu. Namun jika memang ada dugaan aktivitas serupa di Kota Nopan, aparat juga harus turun dan memastikan kebenarannya,” tegas Saleh.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat menyebut adanya alat berat yang diduga terkait aktivitas PETI dan dikaitkan dengan seseorang berinisial “Mr P”. Alat berat tersebut bahkan disebut-sebut sempat terparkir di depan masjid saat warga melaksanakan tadarus di bulan Ramadan.

Jika benar, situasi itu dinilai bukan sekadar persoalan pelanggaran Undang-Undang Minerba, tetapi juga menyentuh sensitivitas sosial dan nilai keagamaan. Parkir alat berat di area masjid saat ibadah berlangsung dinilai berpotensi melukai rasa hormat terhadap suasana sakral Ramadan.

“Jika benar alat berat yang diduga milik inisial ‘Mr P’ itu diparkir di depan masjid saat warga sedang tadarusan, tentu hal ini sangat meresahkan dan tidak menghormati suasana ibadah. Kami meminta aparat menelusuri informasi ini secara profesional dan objektif,” ujarnya.

Saleh menekankan bahwa isu ini harus dijawab dengan data dan tindakan, bukan pembiaran. Menurutnya, transparansi hasil pengecekan penting untuk mencegah spekulasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum di Mandailing Natal.

Ia juga mengingatkan bahwa pembiaran terhadap PETI berdampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan, potensi konflik sosial, hingga hilangnya penerimaan negara. Karena itu, langkah preventif dan represif harus berjalan beriringan demi kepastian hukum dan perlindungan masyarakat.

“Jangan sampai ada kesan pembiaran. Jika tidak ada pelanggaran, sampaikan secara terbuka kepada publik. Tetapi jika ada, proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Satma AMPI Madina mendesak aparat segera melakukan investigasi terbuka di Kota Nopan guna memastikan situasi tetap kondusif. Mereka berharap penegakan hukum terhadap tambang emas ilegal benar-benar dijalankan tanpa pandang bulu demi keadilan dan kepastian hukum di Mandailing Natal.

Penulis : Magrifatulloh

Editor : azizah estetika

Berita Terkait

Gol Tunggal Amad Diallo Antar Pantai Gading Kalahkan Ekuador
Swedia Pesta Gol Saat Kalahkan Tunisia 5-1
Anggota DPRD Brebes Minta Advokat Peradi Brebes Jaga Marwah Profesi dan Patuhi Kode Etik
Polsek Tarumajaya Antar Anak Hilang berusia Sembilan Tahun ke Depok, Kembali Bertemu Keluarga
Perdana, Pagelaran Seni Budaya Caci Manggarai NTT 2026 Berlangsung Meriah
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Wanasari, Polisi Selidiki Dugaan Tindak Kekerasan
Tercatat di Urutan 3 Terbawah Program CKG, Kini Puskesmas Jatirokeh Jadi 10 Besar Se-Jateng dan Jadi Rujukan Provinsi
Polres Purbalingga Gelar Turnamen Mobile Legends, Ayo Daftar!
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:06 WIB

Gol Tunggal Amad Diallo Antar Pantai Gading Kalahkan Ekuador

Senin, 15 Juni 2026 - 11:57 WIB

Swedia Pesta Gol Saat Kalahkan Tunisia 5-1

Senin, 15 Juni 2026 - 11:17 WIB

Anggota DPRD Brebes Minta Advokat Peradi Brebes Jaga Marwah Profesi dan Patuhi Kode Etik

Senin, 15 Juni 2026 - 07:16 WIB

Polsek Tarumajaya Antar Anak Hilang berusia Sembilan Tahun ke Depok, Kembali Bertemu Keluarga

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:22 WIB

Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Wanasari, Polisi Selidiki Dugaan Tindak Kekerasan

Berita Terbaru

SPORT

Jerman Awali Grup E Dengan Bungkam Curacao 7-1

Senin, 15 Jun 2026 - 12:03 WIB

Berita

Swedia Pesta Gol Saat Kalahkan Tunisia 5-1

Senin, 15 Jun 2026 - 11:57 WIB