Mushollah Baitul Janah Menyantuni Anak Yatim Dan Menggelar Pengajian Ba’da Shalat Subuh.

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Depok, Beritafakta.id – Menjelang minggu terakhir bulan Ramadhan, DKM Musholla Baitul Jannah Sudarman menggelar kegiatan sosial berupa santunan bagi anak yatim pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 13.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan secara simbolis kepada 14 anak yatim tingkat SD dan SMP.

Santunan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan anak-anak di lingkungan sekitar, khususnya terkait biaya pendidikan dan kebutuhan lainnya.

Musholla Baitul Jannah yang terletak di pinggiran Sungai Ciliwung, tepatnya di RT 007 RW 05 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui kegiatan berbagi ini. Kegiatan santunan tersebut dapat terlaksana berkat niat baik serta dukungan para jamaah yang secara rutin menyisihkan sebagian rezekinya sebagai ladang pahala.

Selanjutnya, pada Sabtu pagi, 14 Maret 2026 pukul 05.00 WIB hingga selesai, DKM Musholla Baitul Jannah Sudarman juga menggelar pengajian ba’da Shalat Subuh. Kegiatan ini menjadi upaya memanfaatkan sisa waktu di bulan Ramadhan untuk memperbanyak ibadah dan memohon pengampunan kepada Allah SWT.

Pengajian ba’da Subuh tersebut disampaikan oleh Ustadz Drs. H.M. Husni dan didampingi oleh pengurus musholla, yaitu Sekretaris Wido Suparto, Ustadz Bustomi Mubarok, serta Ustadz Syaiful Azis (Pondok Cabe). Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah bapak dan ibu yang mengikuti pengajian dengan penuh khidmat.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Husni menyampaikan materi tentang Surat Al Waqiah yang membahas peristiwa kiamat. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan keyakinan, pengetahuan, serta pemahaman jamaah, sekaligus memperkuat iman dan akhlak agar dapat mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat.

Dalam penjelasannya juga disampaikan ayat 73 yang artinya, “Kami menjadikannya (api itu) untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi para musafir.” Ayat tersebut mengandung makna bahwa api dapat memberikan manfaat sekaligus bahaya bagi kehidupan manusia. Hal yang sama juga berlaku pada air yang diciptakan Allah SWT, yang dapat memberikan manfaat namun juga berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir.

Penulis : Sujud

Editor : Azizah Estetika

Berita Terkait

Timbulkan Korban Jiwa, Warga Minta PJU Segera Dipasang di Jalan Penghubung Dua Desa Banjaranyar dan Krasak
Rengkuh 4 Medali Emas LKS 2026, SMKN 1 Jenangan Terbaik di Jawa Timur
Seorang Siswa SD Alami Memar dan Trauma, Akibat di Bully Teman Sekelasnya
Pererat Sinergi, Kapolres Kendal Temui PTPN IX Merbuh dan Dewan Buruh
Syawalan 1447 H, DWP Brebes Gelar Halal Bihalal Meriah dengan Bazar UMKM di Pendopo
Mewakili Bupati, Ineke Sampaikan PMI Mitra Strategis Penanganan Masalah Sosial dan Kebencanaan
Irigasi Lumpuh 3 Tahun, Warga dan Pemkab Pasang 60 “Dekem” Selamatkan 480 Hektare Sawah di Merawu.
Lonjakan Penerima Bansos Pangan di Banjarnegara Tembus 73,93 Persen di 2026
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:43 WIB

Timbulkan Korban Jiwa, Warga Minta PJU Segera Dipasang di Jalan Penghubung Dua Desa Banjaranyar dan Krasak

Jumat, 17 April 2026 - 06:41 WIB

Rengkuh 4 Medali Emas LKS 2026, SMKN 1 Jenangan Terbaik di Jawa Timur

Kamis, 16 April 2026 - 19:58 WIB

Pererat Sinergi, Kapolres Kendal Temui PTPN IX Merbuh dan Dewan Buruh

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Syawalan 1447 H, DWP Brebes Gelar Halal Bihalal Meriah dengan Bazar UMKM di Pendopo

Kamis, 16 April 2026 - 19:31 WIB

Mewakili Bupati, Ineke Sampaikan PMI Mitra Strategis Penanganan Masalah Sosial dan Kebencanaan

Berita Terbaru