Bekasi – Duka mendalam menyelimuti keluarga dan kerabat atas kepergian Nurlaela (30), seorang guru muda asal Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ia meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026), saat dalam perjalanan pulang.
Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui keluarga setelah ponsel milik korban diangkat oleh petugas evakuasi di lokasi kejadian. Informasi itu langsung mengabarkan bahwa Nurlaela telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah kemudian dibawa dan tiba di rumah duka di wilayah Cikarang Timur pada dini hari.
Nurlaela diketahui sehari-hari mengajar di SDN Pejagan 11 Pulogebang. Sosoknya dikenal sebagai guru yang berdedikasi tinggi dan memiliki semangat pengabdian yang kuat terhadap dunia pendidikan. Selama kurang lebih tujuh tahun, ia telah mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik.
Tak hanya aktif mengajar, Nurlaela juga dikenal gigih dalam meningkatkan kapasitas diri. Ia baru saja menyelesaikan pendidikan magister (S2) sekitar tiga bulan lalu, sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan keluarga dan rekan sejawatnya.
Kepergian almarhumah meninggalkan luka mendalam, terutama bagi anak semata wayangnya yang saat ini masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar. Keluarga dan kerabat berharap doa terbaik untuk almarhumah serta kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait kronologi lengkap kecelakaan dari pihak berwenang.
Post Views: 8