BOYOLALI, Beritafakta.id – Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Kementerian Perhubungan terus meningkatkan kompetensi pengemudi angkutan barang melalui Diklat Pengemudi Angkutan Barang Berkeselamatan di Hotel Front One Boutique Adria, Boyolali, pada 22–23 Juli 2026.
Selain itu, PKTJ menggandeng Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali. Ketiga instansi tersebut menyusun pelatihan untuk memperkuat kompetensi pengemudi sekaligus membangun budaya keselamatan berlalu lintas.
PKTJ Tingkatkan Kompetensi Pengemudi
Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan PKTJ, Prima Anna Maria G., S.Si.T., mengajak seluruh peserta meningkatkan kemampuan mengemudi secara berkelanjutan.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa PKTJ terus menyusun program pendidikan sesuai kebutuhan dunia transportasi. Program tersebut membantu pengemudi meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional.
Oleh karena itu, PKTJ tidak hanya memberikan teori. PKTJ juga mendorong peserta menerapkan setiap materi dalam pekerjaan sehari-hari.
Materi Menyesuaikan Kondisi Lapangan
PKTJ menyusun materi berdasarkan kebutuhan pengemudi angkutan barang. Materi tersebut meliputi Safety and Defensive Driving, Pre-Trip Inspection, perencanaan perjalanan, teknik pemuatan barang, serta evaluasi kecelakaan angkutan barang.
Kemudian, narasumber mengajak peserta berdiskusi. Peserta juga menyampaikan pengalaman selama bekerja di lapangan.
Dengan demikian, peserta memperoleh solusi yang sesuai dengan kondisi operasional sehari-hari.
Kolaborasi Perkuat Keselamatan
PKTJ bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali dan Satlantas Polres Boyolali. Kerja sama tersebut memperkuat pendidikan keselamatan bagi pengemudi angkutan barang.
Di sisi lain, sekitar 100 pengemudi dari berbagai komunitas mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan antusias.
Selanjutnya, peserta mengikuti setiap sesi hingga selesai. Mereka juga bertukar pengalaman dan memperluas wawasan mengenai keselamatan transportasi.
Pada akhirnya, seluruh peserta membawa pengetahuan baru. Mereka juga memperkuat komitmen untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.






