BREBES, Beritafakta.id – Kabupaten Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi dengan menjadi tuan rumah Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan (KRAP) Provinsi Jawa Tengah Bupati Brebes Cup 2026. Ajang yang diikuti sekitar 400 atlet dari 54 klub renang se-Jawa Tengah di Kolam Renang Tirta Kencana, menjadi wadah mengasah kemampuan atlet muda sekaligus membuka peluang lahirnya perenang-perenang berprestasi yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional.
Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Tahroni, yang mewakili Bupati Brebes. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Brebes sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan tingkat provinsi tersebut.
Menurut Tahroni, kehadiran ratusan atlet muda dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi ruang untuk membangun persahabatan, memperkuat karakter, sekaligus melahirkan prestasi.
“Selamat datang di Kabupaten Brebes, rumah yang hari ini menjadi tempat bertemunya semangat sportivitas dan persahabatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kejuaraan renang bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara, melainkan bagian dari proses pembinaan atlet yang menanamkan nilai disiplin, kerja keras, ketekunan, dan keberanian menghadapi tantangan.
“Setiap lompatan ke dalam air adalah simbol tekad. Setiap kayuhan adalah cerita tentang ketekunan. Nilai-nilai inilah yang akan membentuk atlet tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter,” katanya.
Tahroni mengapresiasi Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Brebes, panitia penyelenggara, pelatih, serta para orang tua yang terus mendampingi dan memberikan dukungan kepada para atlet. Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga tidak lepas dari kolaborasi seluruh pihak.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kejuaraan ini sebagai sarana belajar dan mengembangkan kemampuan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Menang tentu menjadi kebanggaan, tetapi proses yang dijalani akan menjadi pelajaran yang jauh lebih berharga. Nikmati setiap momen dan jadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman terbaik,” pesannya.
Lebih lanjut, Tahroni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Brebes akan terus mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, disiplin, berdaya saing, dan memiliki mental juara.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Ketua Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Brebes, Fauzan Rasyid mengatakan, KRAP Provinsi Jawa Tengah tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarklub, tetapi juga menjadi sarana memperluas kecintaan masyarakat terhadap olahraga renang.
Ia berharap penyelenggaraan kejuaraan mampu memotivasi lebih banyak anak untuk menekuni olahraga renang sehingga proses regenerasi atlet dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Harapan kami, melalui kejuaraan ini masyarakat semakin tertarik dengan olahraga renang. Bisa jadi ada anak yang sebelumnya belum menyukai renang, kemudian setelah melihat pertandingan ini justru termotivasi untuk berlatih. Dari situlah akan muncul bibit-bibit atlet baru yang memiliki potensi untuk meraih prestasi di masa depan,” ujarnya.
Fauzan menjelaskan, KRAP Jateng 2026 diikuti sekitar 400 atlet dari 54 klub renang yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Para peserta bertanding di berbagai nomor perlombaan sesuai kelompok umur, mulai Kelompok Umur (KU) 1, KU 2, KU 3, hingga kategori lainnya berdasarkan regulasi pertandingan.
Tingginya jumlah peserta dan klub yang ambil bagian menunjukkan pembinaan olahraga renang di Jawa Tengah terus berkembang. Selain menjadi tolok ukur hasil latihan para atlet, kejuaraan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarklub, meningkatkan kualitas kompetisi, sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet usia dini.
(Rusmono)












