x

Brebes Beres Run 2026 Sukses Sedot 2.000 Peserta, Kukuhkan Brebes sebagai Destinasi Sport Tourism Baru

waktu baca 4 menit
Senin, 14 Sep 2026 19:35 129 redaksi

BREBES,Beritafakta.id — Kota Brebes, Jawa Tengah, bergemuruh dan penuh warna pada Minggu pagi, 13 September 2026. Sebanyak 2.000 pelari dari berbagai daerah sukses ambil bagian dalam ajang Brebes Beres Run (BBR) 2026 yang dipusatkan di Alun-alun Brebes.

Mengusung kategori perlombaan 5 Kilometer (5K) dan 10 Kilometer (10K), perhelatan olahraga tersebut tak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga berkembang menjadi magnet baru pariwisata daerah melalui konsep sport tourism.

Acara yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB itu berlangsung meriah dengan kehadiran jajaran pejabat daerah, ribuan masyarakat, serta berbagai hiburan yang membakar semangat peserta dan warga sejak pagi.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga:"]

Prosesi flag off kategori 10K dilakukan secara resmi oleh Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Inneke Tri Sulistiawati, yang hadir mewakili Bupati Brebes bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sementara itu, flag off kategori 5K dilepas secara simbolis oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Brebes Ahmad Saeful Ansori bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes Fajar Adi Widiarso.

Mengusung tema besar Sport Tourism, Brebes Beres Run 2026 dirancang lebih dari sekadar ajang lari kompetitif. Event ini menjadi wadah strategis untuk memadukan gaya hidup sehat dengan promosi potensi kebudayaan, pariwisata, serta produk ekonomi kreatif lokal.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="2" judul="Baca Juga:"]

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap Brebes Beres Run dapat menjadi event tahunan unggulan yang konsisten mendongkrak kunjungan wisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari para pelari yang memperebutkan podium di kategori Umum dan Master, tetapi juga dari ribuan warga Brebes yang memadati sejumlah titik di sepanjang rute.

Suasana semakin semarak dengan hadirnya berbagai titik cheering yang diisi komunitas, sekolah, maupun instansi yang telah mendaftarkan diri. Teriakan penyemangat, musik, yel-yel, hingga aksi kreatif para supporter membuat para runners mendapatkan suntikan energi di sepanjang lintasan.

Kehadiran cheering tersebut menjadi salah satu daya tarik BBR 2026. Dukungan warga membuat rute perlombaan tidak terasa sebagai lintasan yang sunyi, melainkan berubah menjadi panggung kebersamaan yang dipenuhi semangat dan kegembiraan.

Setelah menuntaskan rute dan mencapai garis finish di Alun-alun Brebes, para runners mendapatkan medali finisher sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka menyelesaikan tantangan 5K maupun 10K.

Para peserta juga dapat menikmati refreshment yang disediakan panitia untuk mengembalikan energi setelah berlari. Sembari beristirahat, para runners dan masyarakat disuguhi berbagai hiburan yang membuat suasana di kawasan Alun-alun Brebes tetap meriah hingga siang hari.

Sejumlah penampilan turut memeriahkan rangkaian acara, di antaranya Restu Van Houten dan Discopedia, serta sejumlah artis lainnya. Panggung hiburan tersebut menjadi pelengkap setelah para runners menyelesaikan tantangan mereka.

Tak hanya prestasi di lintasan yang mendapatkan apresiasi. Kreativitas peserta juga mendapat ruang melalui penghargaan Best Costume bagi runners dengan kostum paling unik dan menarik.

Sementara itu, kelompok-kelompok penyemangat juga berkesempatan meraih penghargaan Best Cheering sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kontribusi mereka dalam menciptakan atmosfer positif sepanjang perlombaan.

Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian doorprize yang menjadi salah satu momen paling ditunggu peserta. Para runners dan masyarakat pun tetap antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma mengatakan, kegiatan olahraga seperti Brebes Beres Run akan terus didorong dan digelar karena memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, olahraga bukan hanya mengenai kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana untuk menciptakan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

«“Ini adalah event olahraga yang bagus, masyarakat tumpah ruah dan pastinya banyak manfaatnya,” jelas Paramitha.»

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi bagian dari agenda olahraga dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Brebes.

Pihak penyelenggara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, jajaran Forkopimda, komunitas, sekolah, instansi, relawan, serta masyarakat Brebes yang memberikan dukungan penuh sehingga pelaksanaan Brebes Beres Run 2026 berlangsung aman, tertib, dan berkesan.

Dengan memadukan olahraga, pariwisata, hiburan, kreativitas, budaya, serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat, Brebes Beres Run 2026 menjadi lebih dari sekadar perlombaan lari.

Event tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan wajah Brebes kepada masyarakat dari berbagai daerah sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

Dari garis start di Alun-alun Brebes, ribuan langkah dilepas. Dari sepanjang rute, dukungan terus bergema. Hingga garis finish kembali dipijak, para runners bukan hanya membawa catatan waktu, tetapi juga membawa pulang medali, pengalaman, dan kesan tentang sebuah kota yang mampu menyatukan olahraga, kegembiraan, dan kebersamaan.

Brebes Beres Run 2026 pun menjadi momentum untuk terus melangkah bersama, menghidupkan sport tourism, dan memperkenalkan Brebes sebagai destinasi olahraga dan wisata yang semakin menarik.

(Rusmono)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x